Kuliner Gethuk Lindri Masih Menjadi Menu Sarapan Pilihan
- 29 Jan 2025 08:08 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Kuliner legendaris gethuk lindri masih banyak diminati oleh para pecinta jajanan tradisional sebagai alternatif menu sarapan selain nasi. Andaniati (65), warga Kota Kediri, ia masih beranggapan bahwa sarapan gethuk lindri ditemani secangkir kopi panas adalah satu kenikmatan luar biasa hingga kini.
“ Satu atau dua potong gethuk saja sudah mengenyangkan. Meskipun sekarang banyak olahan gethuk yang bermacam-macam, saya tetap suka gethuk lindri yang asli seperti zaman dulu, dengan taburan kelapa tanpa gula atau tambahan yang aneh-aneh, “ kata Andan, sapaan akrabnya, Rabu pagi (29/1/2025).
Perempuan dengan lima orang cucu ini turut bercerita asal usul nama gethuk lindri yang masih sangat familiar bagi sejumlah masyarakat era kini. “ Gethuk itu asalnya dari suara thuk thuk ketika menumbuk singkong. Kalau lindri itu alatnya. Dulu lindri digunakan untuk membuat mie. Makanya bentuk gethuk lindri menyerupai mie tapi teksturnya lebih padat dan tebal, “ ujar Andan.
Pensiunan PNS guru ini turut berbagi filosofi gethuk yang ia anggap bisa dijadikan pembelajaran dalam hidup. “ Gethuk merupakan simbol kekuatan, kesederhanaan, kebermanfaatan. Kuat, karena prosesnya yang ditumbuk. Sederhana, bahannya singkong yang harganya murah. Manfaat, memberikan rasa nikmat dan kenyang bagi siapapun, “ ucap Andan kepada RRI Kediri.
Seiring perkembangan zaman, kini gethuk hadir dengan berbagai macam varian olahan, warna, hingga rasa. Selain keripik gethuk, gethuk roll atau gethuk gulung dengan aneka macam rasa seperti coklat, keju, taro, kopi, dan matcha sudah banyak ditemukan di sentra jajanan tradisional yang dijual di banyak tempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....