Tumpeng Jajan Pasar Banyak Diminati dalam Momen Tasyakuran

  • 27 Jan 2025 15:42 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Tumpeng menjadi bagian tak terpisahkan dalam momen spesial perayaan atau peringatan hari-hari yang dianggap penting. Seiring inovasi kuliner tumpeng yang berkembang di masyarakat, banyak orang mengganti tumpeng nasi dengan tumpeng jajan pasar untuk acara tasyakuran yang ternyata cukup banyak diminati.

Umi Kulsum (64), salah satu warga Kota Kediri, sangat antusias menyambut peringatan Isra’ Mi’raj 1446 H, Senin (27/1/2025), dengan membuat tumpeng jajan pasar untuk dinikmati bersama keluarga. “Sengaja pilih jajan pasar karena selain murah meriah, bisa menyuguhkan sesuatu yang berbeda. Kalau nasi kuning sudah terlalu umum. Yang penting doanya,“ kata perempuan dengan tiga orang cucu ini. "Saya dan menantu kebetulan tidak mengkonsumsi nasi. Jadi biar semua bisa sama-sama menikmati, saya ganti dengan makanan berbahan singkong seperti lupis, cenil, getuk, klepon."

Ia juga menambahkan, bahwasanya inovasi tumpeng tidak mengurangi nilai tradisi potong tumpeng pada saat perayaan momen spesial seperti ulang tahun dan hari penting lainnya. Menurut Umi, membuat tumpeng jajan pasar dalam rangka doa bersama di momen peringatan Isra’ Mi’raj kali ini bukanlah yang pertama ia lakukan.

“Saya sering membuat tumpeng dari jajanan pasar seperti cenil, apem, putu ayu, kue lumpur. Pernah juga membuat tumpeng puding warna-warni ketika lebaran, “ ujar Umi kepada RRI Kediri.

Selain menikmati tumpeng jajan pasar bersama dengan anak, menantu, dan juga cucunya, Umi turut membagikannya ke beberapa tetangga dekat. “Kebetulan anak, menantu, cucu-cucu pada kumpul karena libur panjang. Saya bagi ke tetangga juga. Semoga kita mampu menjalankan perintah dan menjauhi larangan Alloh, serta meneladani sifat Rasulullah,“ katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....