Betulkah Ada Waktu yang Baik dan Buruk untuk Mandi ? Begini Penjelasannya

  • 28 Jul 2026 18:49 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri- Mandi menjadi sebuah kebutuhan bagi setiap individu. Mandi berfungsi mengangkat kotoran dan memberikan efek segar pada tubuh. Mandi lazimnya dilaksanakan setelah bangun tidur di pagi hari atau ketika akan memulai aktivitas harian, dan sore hari setelah seharian bekerja. Ada juga mandi yang dikerjakan 3 kali sehari sesuai kebutuhan.

Namun, ternyata tidak banyak yang tahu bahwa ada waktu yang baik dan buruk untuk mandi, sekaligus dampak kesehatannya bagi seseorang. Mandi di pagi hari, adalah aktivitas yang paling sering dipilih seseorang karena kaya manfaat bagi kebugaran tubuh. Menurut alodokter, ada sebuah studi menunjukkan secara psikologis, mandi di pagi hari akan membuat mood menjadi lebih baik.

Mandi air dingin di pagi hari juga dikaitkan dengan berkurangnya stres, sistem kekebalan tubuh yang lebih baik, kulit sehat, dan berkurangnya keinginan untuk menunda pekerjaan. Mandi pagi membuat tubuh terjaga untuk menerima semangat mengawali hari.

Mandi malam hari disebut-sebut justru baik untuk meningkatkan kualitas tidur seseorang dan tubuh terasa lebih rileks. Apalagi menurut studi, dampak lainnya adalah regenerasi kulit di malam hari yang cenderung berjalan efektif. Mandi setelah olahraga pagi dan siang hari juga dianggap baik karena membantu mencegah berkembangnya bakteri-bakteri pada kulit.

Terakhir, adalah mandi ketika stress muncul. Rasanya aneh tapi hasil studi menunjukkan bahwa pilihan mandi di waktu ini menjadi sangat tepat dilakukan. Selain otot mengalami peregangan, secara tidak langsung membuat pikiran menjadi lebih santai. Ketika badan bersih, mood akan pelan-pelan menjadi lebih enak.

Lalu, kapan waktu buruk untuk mandi ? Bukan berarti dilarang, tetapi lebih baik dihindari karena minimnya efek kesehatan baik bagi tubuh, yaitu mandi setelah makan. Mengutip dari Eat This, mandi setelah makan sebaiknya tidak langsung dilakukan, tetapi menunggu jeda waktu antara 30 hingga 45 menit terlebih dulu.

Saat mandi, tubuh kita akan memulai proses hyperthermic action, di mana suhu tubuh akan naik beberapa derajat. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh akan mendapat dorongan dan membuat kelenjar keringat mengeluarkan berbagai racun dari dalam tubuh. Nah, saat kita memilih langsung mandi setelah makan, justru hal tersebut akan menimbulkan gejala hipertermia dan mengganggu sistem pencernaan, menyebabkan kram, sakit perut, hingga timbulnya heartburn.

Mandi malam hari dalam waktu yang lama juga tidak bagus untuk kesehatan. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), durasi mandi rata-rata berlangsung hanya selama 8 menit. Apabial anda punya kebiasaan mandi air panas di musim dingin, juga perlu diwaspadai. Mandi air panas yang lama mungkin tampak seperti cara terbaik untuk memanjakan tubuh, namun mandi berlebihan dapat membuat kulit mengalami dehidrasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....