Sayur Hijau Bukan Penyebab Asam Urat Tinggi
- 23 Jul 2026 19:11 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Anggapan bahwa konsumsi sayuran hijau menjadi penyebab utama kadar asam urat tinggi masih banyak dipercaya masyarakat. Padahal, menurut dokter spesialis penyakit dalam konsultan reumatologi, dr. Sandra Sinthya Langow, anggapan tersebut merupakan mitos yang tidak sesuai dengan fakta medis.
Dalam sebuah perbincangan di kanal YouTube Raditya Dika, dr. Sandra menegaskan bahwa penyebab utama meningkatnya kadar asam urat bukanlah sayuran hijau. Sebaliknya, sejumlah jenis makanan dan minuman tertentu justru lebih berperan dalam meningkatkan risiko hiperurisemia atau kadar asam urat yang tinggi.
"Satu mitos yang harus kita luruskan, bahwa asam urat ini karena kebanyakan makan sayur hijau, padahal salah besar," katanya.
Ia menjelaskan bahwa makanan yang lebih berisiko meningkatkan kadar asam urat antara lain daging, jeroan, minuman manis, dan minuman beralkohol. "Jadi asam urat yang membuat tinggi bukan sayuran hijau, tapi pada daging, jeroan, minuman manis, dan alkohol," ujarnya.
Menurut dr. Sandra, sayuran hijau justru merupakan bagian dari pola makan sehat dan tidak seharusnya dihindari hanya karena kekhawatiran terhadap asam urat. "Sayur hijau itu malah makanan sehat, tapi sering dijadikan kambing hitam penyebab nyeri sendi," tuturnya.
Ia menilai kesalahpahaman tersebut terus bertahan karena telah menjadi mitos yang diwariskan dari generasi ke generasi. "Kenapa orang mikirnya sayur hijau? Mungkin karena mitos yang sudah tertanam bertahun-tahun di masyarakat, padahal sama sekali tidak ada hubungannya," kata dr. Sandra.
Melalui edukasi tersebut, dr. Sandra mengajak masyarakat untuk lebih memahami penyebab asam urat berdasarkan bukti ilmiah, bukan sekadar mempercayai mitos yang beredar. Dengan informasi yang tepat, masyarakat diharapkan dapat menerapkan pola makan sehat tanpa perlu menghindari konsumsi sayuran hijau yang bermanfaat bagi kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....