Awas, Makanan Tinggi Protein Ini Bisa Merusak Organ Ginjal!

  • 09 Jul 2026 19:36 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Ginjal merupakan salah satu organ vital dalam tubuh manusia yang berfungsi untuk menyaring racun dan menjaga keseimbangan cairan. Menjaga kesehatan ginjal sangat bergantung pada pola makan yang dikonsumsi sehari-hari.

Sayangnya, banyak orang yang tidak menyadari bahwa kebiasaan mengonsumsi jenis makanan tertentu secara berlebihan dapat menjadi pemicu utama rusaknya fungsi organ penyaring ini.

Pakar kesehatan terkemuka, Dr. Hans Tandra, Sp.PD-KEMD, Ph.D, FINASM, FACE, FACP, mengungkapkan bahwa makanan yang dapat merusak ginjal adalah makanan dengan kandungan protein yang terlalu tinggi. Konsumsi protein dalam jumlah yang melebihi kapasitas kerja tubuh secara terus-menerus akan memaksa ginjal bekerja jauh lebih keras.

Jika kebiasaan ini dibiarkan, lambat laun fungsi filter pada ginjal akan mengalami penurunan drastis. Lebih lanjut, Dr. Hans Tandra menjelaskan secara rinci bahwa jenis protein terlalu tinggi yang wajib diwaspadai adalah jeroan.

Makanan berbasis jeroan hewan terbukti memberikan beban metabolik yang sangat berat pada sistem ekskresi manusia. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dan membatasi konsumsi hidangan berbahan dasar organ dalam hewan tersebut.

“Daftar jeroan yang berpotensi merusak ginjal di antaranya adalah usus, hati, paru, otak, kikil, babat, dan cingur. Tidak hanya itu, bagian lain seperti berutu, lidah, ginjal hewan itu sendiri, rempelo, jantung, cecek, hingga sumsum juga masuk dalam kategori makanan yang harus dihindari atau dibatasi secara ketat agar kesehatan ginjal tetap terjaga dengan baik,” ucapnya dalam tayangan Youtube Good Talk TV.

Selain kelompok jeroan, konsumsi daging merah secara berlebihan juga diketahui dapat memberati kerja ginjal secara signifikan. Daging mengandung senyawa kompleks yang memerlukan energi besar dari ginjal untuk disaring.

Bagi individu yang kondisi fisiknya masih bugar, dampak ini mungkin belum terasa, namun ceritanya akan berbeda bagi mereka yang sudah memiliki riwayat gangguan fungsi organ.

Dr. Hans Tandra memberikan saran medis bagi masyarakat yang kondisi ginjalnya sudah kurang bagus atau mulai mengalami penurunan fungsi. Ia menyarankan untuk segera membatasi konsumsi daging dalam menu harian.

“Sebagai alternatif yang lebih aman bagi tubuh, masyarakat dapat mengganti sumber protein tersebut dengan mengonsumsi ikan,” tambahnya.

Melalui edukasi ini, masyarakat diingatkan bahwa masih banyak lagi jenis makanan lain di sekitar kita yang berpotensi merusak ginjal jika tidak dikonsumsi secara hati-hati. Mengingat mahalnya biaya pengobatan gagal ginjal, mencegah kerusakan sejak dini melalui kontrol makanan menjadi langkah paling bijak yang bisa dilakukan mulai saat ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....