Betulkah Cabai Mengandung Vitamin C Melebihi Jeruk?
- 26 Jun 2026 14:20 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri- Tahukah anda, cabai yang kita anggap hanya memiliki rasa pedas itu, ternyata mengandung vitamin C yang lebih tinggi dari buah Jeruk. Bahkan jumlah kandungannya lebih banyak per berat yang sama.
Dikutip dari Halodok, cabai bukan hanya sekadar rempah penyedap, melainkan gudang nutrisi yang beragam. Kandungan vitamin dan mineral di dalamnya berperan penting dalam menjaga berbagai fungsi tubuh, selain capsaicin yang memberikan rasa pedas, terdapat banyak senyawa bioaktif lainnya yang bermanfaat seperti Vitamin C.
Cabai adalah salah satu sumber vitamin C yang paling melimpah. Vitamin ini merupakan antioksidan kuat esensial untuk kekebalan tubuh. Konsumsi vitamin C secara teratur dapat membantu melawan terhadap serangan radikal bebas dan mengurangi risiko peradangan.
Dikutip dari jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, kandungan vitamin C yang tinggi pada cabai rawit juga dapat berfungsi mencegah terjadinya aterosklerosis dan sintesis kolagen.
Aterosklerosis merupakan kondisi penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri akibat penumpukan plak yaitu timbunan lemak, kolesterol, dan kalsium di dinding bagian dalam, dan sintesis kolagen adalah proses biologis saat sel memproduksi protein kolagen untuk membentuk struktur jaringan tubuh seperti proses penyembuhan luka, dan menjaga elastisitas kulit, tulang, ligamen, sendi, dan otot.
Ketahanan kandungan vitamin C juga dipengaruhi proses pra dan pasca panen seperti penyimpanan. Penelitian tersebut menyebutkan bahwa pengeringan yang lebih efektif yaitu pengeringan vakum dan beku dapat mempertahankan kandungan Vitamin C pada cabai.
Jurnal Universitas Diponegoro tentang Preservasi Cabai Merah Besar, menunjukkan kadar vitamin C pada cabai dengan sistem tertutup 273,40 K tetap stabil yaitu 190-201mg/L selama 4 minggu , sedangkan dalam sistem terbuka ditemukan mengalami penurunan drastis menjadi 80 mg/L.
Dilansir dari Nutrition Data, perlu dicatat bahwa memasak atau mengolah cabai dapat mengurangi kandungan vitamin C-nya, sehingga mengonsumsinya mentah atau dimasak sebentar dapat memberikan kadar nutrisi ini yang paling tinggi.
Kandungan vitamin C pada cabai paling banyak ditemukan adalah pada daging buah dan plasenta (jaringan tempat menempelnya biji di bagian dalam cabai). Jadi, mengonsumsi cabai jangan membuang biji cabai jika ingin mendapatkan vitamin kompleksnya.
Untuk diketahui, satu buah cabai hijau mengandung sedikitnya 109 mg vitamin C, sedangkan satu buah cabai merah mengandung vitamin C sebanyak 65 mg. USDA Nutrient Data Base 2016, mencatat cabai Capsicum Annum mengandung 144 mg vitamin C per 100 gramnya. Sehingga, dengan mengonsumsi cabai dan olahannya, seperti sambal, maka tubuh manusia telah mencukupi asupan vitamin C harian.
Meski demikian, kebutuhan vitamin C pada setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung usia dan jenis kelaminnya. Asupan vitamin C harian yang dianjurkan untuk pria dewasa adalah sebanyak 90 miligram (mg) per hari, sedangkan untuk wanita dewasa adalah 75 mg per hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....