Tingkatkan Kemampuan Nakes, PERKI Malang, Dinkes dan IDI Kediri Gelar Workshop EKG

  • 24 Jun 2026 17:31 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Dalam upaya meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam mendeteksi dan menangani penyakit kardiovaskular secara dini, Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Malang bersama Dinas Kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kediri menggelar Workshop Interpretasi Elektrokardiografi (EKG), Rabu, 24 Juni 2026.

Kegiatan di khususkan dokter yang bertugas di klinik, puskesmas, dan dokter praktik mandiri di kabupaten Kediri. Wakil Ketua Panitia Workshop Interpretasi EKG, dr. Dewi Retno Purnamawati menyampaikan kegiatan dilaksanakan selama dua hari yaitu 24-25 Juni 2026 yang diikuti sekitar 60 peserta.

Pelaksanaan kegiatan di dua tempat, yaitu pertama di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri diikuti sebanyak 30 peserta. Dan di Sekretariat IDI Kabupaten Kediri diikuti peserta sebanyak 30 orang.

“Workshop Interpretasi EKG merupakan pengabdian dari PERKI Malang untuk dokter umum baik itu Puskesmas, Klinik dan dokter praktik mandiri. Ada delapan narasumber, hari pertama itu materi, hari kedua ada praktik pengoperasian alat EKG dan pembacaan,” ujarnya.

Sementara dr. Yoseph Budi Utomo, spesialis jantung dan pembuluh darah dari PERKI Cabang Malang mengatakan materi yang disampaikan tentang gagal jantung dan hipertensi. Selain itu juga tentang dasar-dasar EKG, teknik perekaman EKG dan cara interpretasi EKG.

“Penyakit jantung di Indonesia saya kira masih menyebabkan kematian yang tertinggi, terutama penyakit jantung koroner. Oleh karena itu kami dari perkumpulan dokter kardiovaskular Indonesia sedang gencar-gencarnya melakukan promosi kesehatan, untuk menyosialisasikan penyakit kardiovaskular dan bagaimana cara pencegahan serta penanganannya,” jelasnya.

Ia berharap dengan adanya workshop interpretasi EKG dapat menambah pengetahuan, wawasan, keterampilan peserta dalam membaca EKG. Serta tenaga kesehatan di kabupaten kediri khusunya di klinik, puskesmas, dan dokter pribadi dapat mengambil langkah tepat tentang penyakit kegawatan dan kardiovaskuler.

Dewi Retno Purnamawati menambahkan workshop juga merupakan refreshing ilmu tentang EKG bagi peserta, yang telah didapatkan sebelumnya.Dengan harapan angka kematian karena penyakit jantung dapat diturunkan secara maksimal.

Workshop interpretasi EKG dibuka secara daring oleh kepala dinas kesehatan kabupatn kediri yang diwakili Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, dr. Rahma Sari Dewi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....