KWT Niscala Terra Jombang Inovasi Jus Pakcoy 'Rasa Alpukat' untuk Perkuat Gizi
- 13 Mei 2026 14:00 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Kelompok Wanita Tani (KWT) Niskala Tera, Desa Kalimu, Jombang, terus melakukan terobosan kreatif dalam memperkuat ketahanan pangan tingkat rumah tangga. Melalui pelatihan Pekarangan Pangan Lestari (P2L), kelompok ini memfokuskan kegiatannya pada edukasi budidaya sayuran sehat di lahan sempit perkotaan guna mencegah risiko stunting pada anak.
Salah satu yang menjadi sorotan dalam kegiatan ini adalah inovasi pengolahan pascapanen. Tanaman utama mereka, yakni pakcoy atau sawi sendok, disulap menjadi minuman segar yang unik. Langkah ini diambil agar konsumsi sayuran hijau menjadi lebih menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.
Ketua KWT Niskala Tera, Niken, menjelaskan bahwa modifikasi rasa menjadi kunci agar hasil kebun mereka lebih digemari. "Kita olah jadi minuman yang sehat, segar, yang Insya Allah disukai sama seluruh anggota keluarga. Jadi jus ala alpukat rasanya. Jadi kita modifikasi dari hasil tanaman yang sehat, sayur yang kita tanam sendiri untuk dikonsumsi keluarga," ujar Niken, Rabu, 13 Mei 2026.
Meskipun target awal gerakan ini adalah untuk pemenuhan kebutuhan gizi harian keluarga, hasil panen KWT Niskala Tera ternyata memiliki daya tarik pasar yang tinggi. Hal ini dikarenakan metode penanaman yang dilakukan sangat memperhatikan aspek kesehatan.
"Produk kita memang tanpa pestisida, bebas pestisida, jadi memang sehat dan sudah ada konsumen ajegnya (pelanggan tetap). Jadi, sudah ada nilai ekonomisnya," ucap Niken menambahkan bahwa hasil panen kini sudah mulai dijual secara rutin.
Program P2L ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam penanganan gizi keluarga, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perkotaan dengan keterbatasan lahan. Niken berharap semangat para anggota tidak berhenti pada acara pelatihan saja, melainkan menjadi gaya hidup baru di lingkungan mereka.
"Kami berharap budaya menanam, budaya memanfaatkan lahan pekarangan terbatas ini terus berlanjut. Jadi bisa memanfaatkan lahan terbatas untuk menanam, utamanya untuk ketahanan pangan dan pemenuhan gizi keluarga," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....