Stok Terbanyak PMI Kediri Golongan Darah B dan O

  • 29 Apr 2026 23:38 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Ketersediaan darah (stok) PMI Kabupaten Kediri sebanyak 711 kantong darah, terbanyak golongan darah B dan golongan darah O. Hal tersebut berdasarkan dari rilis dari Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Kediri, Rabu, 29 April 2026.

Sesuai data stok darah di PMI Kabupaten Kediri untuk golongan A sebanyak 169 kantong, kemudian untuk darah golongan B tersedia sebanyak 223 kantong. Sedangkan golongan darah O terdapat 226 kantong dan golongan darah AB tersedia sebanyak 93 kantong.

Staf Unit Donor Darah PMI Kabupaten Kediri, Yongki Frida Efendi, menjelaskan PMI memiliki prosedur yang sangat ketat untuk darah yang layak dan tidak layak digunakan. “Darah yang dianggap tidak layak seperti hasil reaktif Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD), darah rusak/kedaluwarsa, volume kurang, tidak akan pernah digunakan untuk pasien dan dimusnahkan,” jelasnya.

Untuk darah yang tidak layak digunakan dilakukan pemisahan dan karantina, seperti darah yang hasil uji saringnya reaktif HIV, Hepatitis B/C, Sifilis atau tidak memenuhi standar fisik. “Segera dipisahkan dan dikarantina atau disimpan di tempat khusus, agar tidak tercampur dengan darah layak pakai,” ucapnya.

Darah yang tidak layak digunakan dimusnahkan dengan cara dibakar menggunakan mesin insinerator, bekerja sama dengan pihak ketiga. Pihak tersebut sebagai pengelola limbah medis baik rumah sakit atau jasa pembuangan limbah medis.

Tujuan pemusnahan darah agar tidak terjadi penularan penyakit melalui transfusi darah yang mungkin terdeteksi dalam darah donor. Selain itu darah yang sudah kadaluwarsa atau rusak secara kualitas dapat menyebabkan reaksi transfusi yang serius, termasuk reaksi hemolitik akut dan gagal ginjal.

Alasan lain yaitu mengurangi penumpukan stok darah yang sudah tidak bisa digunakan di ruang penyimpanan (refrigerator). Sehingga memberikan ruang bagi stok darah baru yang layak pakai untuk digunakan oleh pasien yang membutuhkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....