Ciptakan Pesantren Sehat Dinkes Latih Santri Husada

  • 10 Feb 2026 14:33 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri bersama pentahelik dari unsur akademisi, membentuk dan melatih kader santri husada guna menciptakan pondok pesantren yang sehat. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Miftahul Huda Soko, Kecamatan Pagu, berkolaborasi dengan Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (IIK Bhakta) Kediri.

Pengelola Layanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Sriati, SKM., Selasa, 10 februari 2026, menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan merupakan bentuk regenerasi santri husada yang ada di pondok. Pembinaan yang diikuti sebanyak 20 santri putra dan putri sekaligus pembentukan struktur organisasi baru yang meliputi pembina, ketua, bendahara, sekretaris dan pokja (kelompok kerja).

“Tujuannya adalah pengetahuan dan keterampilannya meningkat, kehidupan di pondok lebih baik lagi, sehingga tidak ada yang namanya sakit. Kemudian kualitas pondok pesantren bisa meningkat, salah satunya dengan adanya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), apalagi sekarang musim penghujan kemungkinan besar DBD, TB dan lainnya akan banyak, sehinga ini bisa untuk pencegahan,” ujarnya. 

Sementara Putri Kristianingsih, S.Kep, Ns, M.Kep. Bidang Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IIK Bhakta Kediri mengatakan materi yang diberikan terkait dengan anemia dan penyakit cacingan. Selain itu kegiatan yang dilakukan juga untuk mengaktifkan Kembali Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren)yang telah ada.

“Kita melakukan kaderisasi untuk santri terkait bagaimana penanganan anemia yang benar, sekaligus menghidupkan kembali pelatihan untuk kelompok Poskestren. Jadi kita memberikan pelatihan pengelolaan Poskestren untuk pengurusnya, sekaligus kaderisasi untuk minum tablet tambah darah santriwati, pemantauannya nanti teman-teman santri putri juga,” ucapnya.

Sriati menambahkan kegiatan pelatihan dan pembinaan kepada kader santri husada di Pondok Pesantren Miftahul Huda Soko akan dilakukan secara berkelanjutan. Dengan harapan para santri di pondok dapat menjadi insan yang sehat, bermanfaat dan berkelanjutan, serta ilmu yang didapatkan dapat mereka terapkan di masyarakat.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....