Pertama Kalinya, WHO Tetapkan Standar Menu Sehat Sekolah

  • 29 Jan 2026 00:12 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri- World Health Organization (WHO) atau Badan Kesehatan dunia, untuk pertama kalinya menetapkan standar menu sehat bagi sekolah-sekolah secara global. Kebijakan ini seperti dikutip dari keterangan resmi Direktur Jenderal WHO, Tedroa Adhanom, Rabu, 28 Januari 2026. Menurutnya, makanan yang dikonsumsi anak-anak pada level sekolah dan lingkungan sekolah berdampak pada pembelajaran yang ditangkap dan dampak jangka panjang.

Keputusan WHO sebagai panduan glonal mengenai intervensi bahwa makanan sehat di sekolah dapat membantu anak-anak membangun pola hidup yang lebih sehat seumur hidup. WHO dalam keterangannya, juga mencatat 48 negara di dunia yang telah membatasi penggunaan tinggi gula, garam, dan lemak jenuh. WHO memandang negara-negara tersebut menempatkan nutrisi setiap anak menjadi prioritas guna mencegah beragam penyakit di kemudian hari.

Rekomendasi WHO terhadap menu sehat artinya mempersiapkan generasi emas di masa depan. Tanpa edukasi yang tepat, tidak mungkin seorang anak memahami pentingnya mengonsumsi makanan bernutrisi. Mengacu pada hal tersebut, WHI jufa mencatat data anak-anak tingkat sekolah yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Data ini terus mengalami tren peningkatan setiap tahunnya.

WHO memastikan, tingkat obesitas anak melampaui kasus kekurangan gizi atau berat badan di seluruh dunia untuk pertama kali di tahun 2025. Sekitar satu dari 10 anak usia sekolah, dna remaja hidup dengan obesitas tahun lalu. Sementara satu dari lima anak atau sebanyak 391 juta anak memiliki kelebihan berat badan. Diabetes juga telah membuat lebih dari 800 juta orang di seluruh dunia terpapar atau terindikasi termasuk ibu hamil.

Untuk diketahui, Dikutip dari laman resmi Kemenkes, batas maksimal gula harian anak adalah

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....