Siswa SMKN 1 Bagor Raih Juara LKS DKV Kabupaten Nganjuk

  • 26 Mei 2026 07:38 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Nganjuk – Siswa SMK Negeri 1 Bagor, Nur Laili Faizatin, berhasil meraih juara dua dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Kabupaten Nganjuk bidang Graphic Design Technology 2026. Prestasi tersebut menjadi salah satu capaian membanggakan bagi sekolah dalam bidang Desain Komunikasi Visual (DKV).

Nur Laili Faizatin merupakan siswa jurusan Desain Komunikasi Visual di SMKN 1 Bagor. Dalam kompetisi tersebut, peserta dituntut mampu menyelesaikan berbagai tantangan desain dengan kreativitas, ketepatan konsep, serta kemampuan teknis dalam waktu terbatas.

“Persiapan lomba bukan hanya soal kemampuan desain dan teknis. Kesiapan mental dan fisik juga penting karena saat lomba kami dituntut cepat beradaptasi dan tetap menghasilkan karya yang berkualitas meskipun dalam tekanan waktu,” katanya, kepada RRI, Senin, 25 Mei 2026.

Untuk menghadapi perlombaan tersebut, Nur Laili mengaku rutin melakukan latihan selama satu hingga dua bulan sebelum kompetisi berlangsung. Ia melatih kemampuan teknis desain sekaligus membiasakan diri mengatur waktu pengerjaan karya.

“Saya membiasakan latihan rutin, mulai dari teknis desain sampai manajemen waktu. Selain itu, saya juga belajar bagaimana menyelesaikan masalah saat menghadapi hal-hal yang tidak terduga selama lomba,” ujarnya.

Ia memilih mengikuti bidang Graphic Design Technology karena sesuai dengan jurusan dan minat yang selama ini ditekuni di sekolah. Dalam proses persiapan, Nur Laili mendapat dukungan penuh dari orang tua, guru jurusan, serta pembimbing lomba. Ia menyebut pembimbing memiliki peran besar dalam membantu proses latihan dan pengembangan kemampuan sebelum kompetisi berlangsung.

“Pembimbing sangat membantu selama persiapan lomba, mulai dari evaluasi karya sampai memberikan arahan tentang konsep dan penyelesaian desain,” ucapnya.

Selain berlatih di sekolah, Nur Laili juga mengembangkan kemampuan secara mandiri di rumah. Ia mengaku sering mencari referensi desain dari berbagai platform digital untuk menambah inspirasi dan memperluas wawasan kreatif. “Saya biasanya mencari referensi desain melalui platform seperti Behance dan Pinterest untuk melihat perkembangan tren desain dan mencari inspirasi,” katanya lagi.

Setelah berhasil meraih juara dua tingkat Kabupaten Nganjuk, Nur Laili mengaku merasa senang sekaligus lega. Ia menilai kompetisi tersebut memberikan pengalaman baru dalam menghadapi tekanan dan tantangan di dunia desain grafis.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam lomba Graphic Design Technology adalah kemampuan beradaptasi terhadap perubahan materi dan perkembangan perangkat lunak desain yang terus berubah setiap tahun. “Setiap tahun materi lomba bisa berubah, termasuk penggunaan software dan konsep pengerjaannya. Karena itu kemampuan adaptasi menjadi hal yang sangat penting bagi seorang desainer,” ucapnya.

Ia juga menilai kemampuan desain saat ini tidak hanya berfokus pada visual semata, tetapi juga harus mampu memberikan solusi dan strategi kreatif. Menurutnya, perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) akan menjadi bagian penting dalam dunia desain di masa mendatang. “Desainer sekarang tidak hanya dituntut kreatif, tetapi juga harus mampu berpikir strategis dan bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk penggunaan AI,” ujarnya.

Nur Laili berharap siswa jurusan DKV terus mengembangkan kreativitas dan tidak berhenti belajar mengikuti perkembangan industri kreatif. Ia juga mengingatkan agar teknologi AI tidak dianggap sebagai ancaman, melainkan alat bantu untuk meningkatkan efektivitas kerja.

“Terus berkarya dan jangan hanya fokus pada visual, tetapi juga solusi yang diberikan melalui desain. AI juga jangan dianggap musuh, melainkan alat bantu untuk mempermudah proses kerja,” katanya. (Essa Febriana Ayuningtyas)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....