Dosen Unhassy Soroti Pendidikan Picu Krisis Karakter Pelajar
- 14 Apr 2026 07:21 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Krisis moral di kalangan pelajar dinilai tak lepas dari pola pendidikan yang terlalu fokus pada kecerdasan akademik semata. Kondisi ini membuat pembentukan karakter kerap terabaikan.
Dosen Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Hasyim Asy’ari (Unhassy) Jombang, Ahmad Fakhruddin, menilai pendidikan saat ini masih belum menyentuh keseimbangan aspek dalam diri manusia.
Menurutnya, manusia tidak hanya dibentuk dari kemampuan berpikir, tetapi juga dari hati, jiwa, hingga pengendalian diri yang saling berkaitan.
Hal itu disampaikannya dalam program Mutiara Pagi RRI Kediri, Selasa 14 April 2026, saat membahas pentingnya pendekatan utuh dalam membangun karakter.
Ia menyebut, selama ini sistem pendidikan cenderung menitikberatkan pada pencapaian nilai akademik, tanpa diimbangi penguatan aspek emosional dan spiritual.
“Kita tidak bisa mencetak manusia teladan jika hanya akalnya yang pintar tapi hatinya tumpul, atau jasadnya kuat tapi jiwanya kosong,” ujarnya.
Ahmad menjelaskan, pembentukan karakter ideal harus melibatkan keseimbangan antara akal, hati, jasad, nafsu, dan ruh dalam kehidupan sehari-hari.
Ia merinci, akal perlu diterangi ilmu, hati diasah dengan empati, jasad dijaga kesehatannya, sementara nafsu dikendalikan agar tetap produktif.
Selain itu, menurutnya, aspek spiritual juga menjadi kunci agar manusia memiliki arah dan nilai dalam menjalani kehidupan.
Pendekatan menyeluruh tersebut dinilai menjadi solusi dalam menjawab tantangan krisis karakter, sekaligus mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas..
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....