Pembelajaran Berbasis Riset Aktifkan Eksplorasi Pengetahuan Siswa

  • 17 Sep 2025 05:44 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Jika sebelumnya pengetahuan tentang metode penelitian baru diberikan pada saat seorang mahasiswa memasuki perguruan tinggi, kini pembelajaran berbasis riset telah diperkenalkan pada siswa sejak di bangku SMP atau MTs. Salah satu tujuannya adalah untuk menemukan, mengeksplorasi, dan mengembangkan pengetahuan siswa.

Menurut Turmudzi, Koordinator dan Pengelola Universitas Terbuka (UT), Wilayah Kediri, Jawa Timur, pembelajaran berbasis riset menjadikan kegiatan belajar tidak hanya berfokus pada pemahaman teoritis saja, melainkan juga menuntut siswa untuk mengimplementasikan skill praktis yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan mereka di masa mendatang.

“Di UT maupun di perguruan tinggi manapun termasuk yang memiliki Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, mahasiswa memperoleh mata kuliah metode penelitian kualitatif maupun kuantitatif. Perkuliahan ini diberikan tidak hanya untuk mempersiapkan skripsi namun juga bagaimana kelak para calon guru memperkenalkan dan mengajarkannya pada peserta didik,” kata Turmudzi, Rabu (17/9/2025).

Sementara itu, Osmond Keitaro, pelajar MTsN 2 Kota Kediri, ia banyak bercerita mengenai pengalamannya mengikuti Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Tahun 2025. “Alhamdulillah, pelajaran riset atau Karya Ilmiah Remaja memberikan banyak pengetahuan. Saat OPSI, bangga bisa mempesentasikan hasil penelitian saya di depan juri yang merupakan para dosen dari UIN Syekh Wasil Kediri,” ujar Osmond, Rabu pagi.

Pelajar kelas 8 ini turut menyampaikan judul penelitiannya yakni ‘Analisis Upaya Pemberdayaan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani Bunga Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri’. “Mohon doanya, setelah lolos tingkat Kabupaten dan Kota Kediri, saya akan berangkat mengikuti OPSI Tahun 2025 tingkat Provinsi Jawa Timur,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....