Bupati Kediri: Para JCH Harus Saling Menjaga

  • 31 Mei 2024 07:27 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengimbau para Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kediri yang berangkat tahun ini untuk saling menjaga antara satu dengan yang lain.

Menurut Bupati Kediri, tahun 2024 proporsi jemaah di Kabupaten Kediri lebih banyak lansia. Dengan begitu, para JCH harus lebih peduli dan menjaga JCH lansia saat di Tanah Suci Mekah nanti.

“Saya titip, kepada jemaah calon haji yang masih muda, yang fisiknya masih mumpuni, agar menjaga para jemaah calon haji yang sudah lansia,” ucap Bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu saat memberangkatkan JCH ke Embarkasi Surabaya, Jumat dini hari (31/5/2024).

Mas Dhito juga menekankan agar para jemaah tidak bersikap individual saat menjalankan ibadah di Tanah Suci nanti, “Prinsip di sana jangan hanya memikirkan diri sendiri. Pikirkan temannya, keluarganya, yang sama-sama berangkat dari Kabupaten Kediri,” kata Mas Dhito.

Terakhir, Mas Dhito juga berpesan kepada jemaah calon haji yang tahun ini berangkat ke Tanah Suci agar selalu menjaga kekompakan, “Saling jaga kekompakan, yang muda harus menjaga yang lansia. Walaupun memang secara proporsionalnya kita lebih banyak jemaah haji yang lansia di tahun ini,” ucap Mas Dhito.

Sebagai informasi, pemberangkatan jemaah calon haji Kabupaten Kediri pada Jumat (31/5/2024) ini, berjumlah 1.137 orang yang terbagi dalam kloter 73, 74, dan 75. Mereka terdiri dari 1.110 calon haji dan petugas yang reguler, 15 petugas kloter, lima orang Pembimbing Haji Daerah (PHD), dan empat orang pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Diketahui, jemaah calon haji prioritas lansia di Kabupaten Kediri berjumlah sebanyak 32 orang. Adapun, jemaah calon haji tertua di tahun 2024 dari Kabupaten Kediri, atas nama Ibu Remi bin Sumarto, (94), dari Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri. Sedangkan untuk jemaah calon haji termuda berumur 19 tahun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....