Ratusan CJH Jombang Rampungkan Biometrik untuk Bio Visa
- 16 Sep 2026 19:22 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang – Ratusan calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Jombang yang dipersiapkan berangkat pada musim haji 2027 telah menyelesaikan perekaman biometrik sebagai bagian dari proses penerbitan bio visa. Hingga awal September 2026, sekitar 200 CJH telah mengikuti perekaman tersebut.
Kepala Kemenhaj Jombang, Ilham Rohim, mengatakan proses persiapan keberangkatan CJH masih berlangsung, termasuk verifikasi data jemaah yang akan diberangkatkan pada 2027.
“Untuk sementara, terdapat 1.121 jemaah yang dipersiapkan untuk keberangkatan haji 2027. Jumlah tersebut mencakup 1.103 jemaah yang telah terverifikasi serta 18 jemaah lanjut usia,” ujarnya, Rabu, 16 Sepetmber 2026.
Perekaman biometrik menjadi salah satu tahapan penting dalam persiapan administrasi perjalanan haji. Data yang direkam meliputi sidik jari, paspor, dan foto wajah jemaah untuk kebutuhan bio visa.
Dari keseluruhan jemaah yang dipersiapkan, sekitar 200 orang telah menyelesaikan proses perekaman biometrik hingga awal September 2026. Proses tersebut dilakukan secara bertahap mengikuti kesiapan dan verifikasi data masing-masing jemaah. Ilham menjelaskan, jumlah CJH yang dipersiapkan masih dapat berubah karena jemaah memiliki pilihan untuk tetap berangkat pada 2027 atau mengajukan penundaan keberangkatan.
“Jemaah yang menunda keberangkatan wajib menyampaikan penundaan secara resmi melalui surat pernyataan bermeterai Rp10.000. Penundaan dapat disebabkan sejumlah kondisi, seperti belum adanya mahram, pertimbangan kesehatan, kondisi keuangan, maupun kebutuhan mengasuh anak yang masih balita,” jelasnya.
Menurut Ilham, ketentuan tersebut menjadi bagian dari proses administrasi agar status keberangkatan setiap jemaah dapat tercatat secara jelas.
Di sisi lain, Kemenhaj Jombang juga menyiapkan sekitar 200 jemaah cadangan untuk mengantisipasi adanya kuota yang kosong akibat jemaah utama membatalkan atau menunda keberangkatan.
Namun, status cadangan tersebut tidak serta-merta membuat jemaah langsung berangkat pada 2027. Jemaah cadangan baru dapat mengisi kuota apabila terdapat jemaah utama yang batal berangkat dan kuota tersebut masih tersedia.
Pada proses verifikasi tahap kedua, Kemenhaj Jombang juga mencatat adanya tambahan 71 calon jemaah haji yang masuk dalam daftar hasil verifikasi.
“Bagi jemaah yang belum dapat terakomodasi dalam pemberangkatan 2027, diproyeksikan masuk dalam daftar keberangkatan musim haji 2028,” ucapnya.
Kemenhaj Jombang masih melakukan pemutakhiran data karena jumlah jemaah yang akan diberangkatkan dapat berubah mengikuti hasil verifikasi serta keputusan jemaah terkait keberangkatan atau penundaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....