Suhu 46 Derajat, Jemaah Kediri Antusias Ziarah Raudhah

  • 24 Jun 2026 17:31 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Jemaah haji Kloter 112 asal Kabupaten Kediri memanfaatkan masa tinggal di Madinah untuk memperbanyak ibadah dan mengunjungi sejumlah tempat bersejarah. Salah satu agenda utama mereka adalah berziarah ke Raudhah di Masjid Nabawi.

Ketua Kloter 112 Kabupaten Kediri, Aniswatun Nadhiroh, mengatakan kunjungan ke Raudhah bagi jemaah perempuan telah terlaksana dengan lancar. Sebanyak 197 jemaah perempuan memperoleh tasreh atau surat izin masuk.

“Alhamdulillah, Kloter 112 SUB hari ini, khusus jemaah perempuan, sudah mendapatkan tasreh sebanyak 197. Semua jemaah sudah berkunjung ke Raudhah,” kata Aniswatun, Rabu 24 Juni 2026.

Sementara itu, tasreh untuk jemaah laki-laki masih dalam proses. Meski demikian, beberapa jemaah telah berhasil mengunjungi Raudhah dengan memanfaatkan layanan pemesanan melalui aplikasi Nusuk.

“Untuk jemaah laki-laki, tasrehnya masih menunggu. Namun, beberapa jemaah sudah mengunjungi Raudhah menggunakan fasilitas aplikasi Nusuk,” ujarnya.

Selain berziarah ke Raudhah, para jemaah mengikuti tur ke sejumlah lokasi bersejarah di Madinah. Tempat yang dikunjungi antara lain Masjid Quba, Jabal Uhud, Kebun Kurma, Masjid Qiblatain, Masjid Khandaq, serta sejumlah situs yang berkaitan dengan sejarah perkembangan Islam.

Aniswatun memastikan seluruh kegiatan berlangsung lancar dengan tetap mempertimbangkan kondisi kesehatan jemaah. Petugas terus mendampingi dan mengingatkan mereka agar menjaga stamina selama beraktivitas di luar hotel.

Imbauan tersebut dinilai penting karena suhu udara di Madinah pada siang hari mencapai sekitar 46 derajat Celsius. Jemaah diminta mencukupi kebutuhan cairan, menggunakan pelindung dari panas, dan tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh menurun.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri, Abdul Kholiq Nawawi, mengatakan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 2026 menjadi penyemangat bagi seluruh petugas di daerah.

“Ini menjadi penyemangat dan energi bagi kami, jajaran di semua lini kementerian haji. Dengan SDM serta sarana dan prasarana yang sangat terbatas, ditambah dukungan semua pihak, kami bisa memberikan yang terbaik kepada jemaah,” kata Abdul Kholiq.

Namun, ia mengingatkan keberhasilan tersebut tidak boleh membuat petugas lengah. Evaluasi tetap diperlukan untuk memperbaiki berbagai kekurangan dalam penyelenggaraan ibadah haji berikutnya.

“Tentu ini tidak boleh menjadikan kami lengah. Sekecil apa pun dalam pelaksanaan haji, pasti ada sesuatu yang harus diperbaiki,” ujarnya.

Sesuai jadwal, jemaah haji Kabupaten Kediri yang terbagi dalam empat kelompok terbang akan kembali ke Tanah Air pada akhir Juni 2026. Jemaah Kloter 109 dan 110 dijadwalkan tiba pada 29 Juni, sedangkan Kloter 111 dan 112 tiba di Debarkasi Surabaya pada 30 Juni 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....