Petugas Kloter SUB 63 Jombang Intensifkan Visitasi Pantau Kesehatan Jemaah

  • 22 Mei 2026 17:55 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang - Petugas Kloter SUB 63 Kabupaten Jombang mengintensifkan visitasi ke kamar-kamar jemaah haji di Makkah menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Langkah tersebut dilakukan untuk memantau kondisi kesehatan jemaah sekaligus memastikan kesiapan fisik mereka sebelum memasuki rangkaian ibadah yang membutuhkan stamina tinggi.

Visitasi dilakukan secara menyeluruh oleh petugas kloter dengan mendatangi setiap kamar hotel tempat jemaah menginap. Pemeriksaan difokuskan pada kondisi kesehatan, kebutuhan konsumsi, hingga kesiapan perlengkapan ibadah yang akan digunakan selama Armuzna berlangsung.

Ketua Kloter SUB 63 Kabupaten Jombang, Warso, mengatakan pihaknya sengaja melakukan pemantauan secara langsung untuk memastikan seluruh jemaah berada dalam kondisi siap menghadapi puncak ibadah haji.

“Menjelang Armuzna, kami melakukan visitasi ke setiap kamar jemaah untuk memastikan kondisi kesehatan dan kesiapan mereka. Kami ingin seluruh jemaah tetap dalam keadaan prima saat memasuki puncak haji,” ujarnya, Jumat, 22 Mei 2026.

Menurut Warso, petugas juga mengimbau jemaah agar membatasi aktivitas di luar hotel. Imbauan tersebut diberikan menyusul penghentian operasional bus shalawat menuju Masjidil Haram menjelang pelaksanaan Armuzna.

“Mulai malam ini bus shalawat sudah tidak beroperasi. Karena itu, kami meminta jemaah tidak pergi ke Masjidil Haram dan fokus beribadah di hotel agar kondisi fisik tetap terjaga,” katanya.

Ia menjelaskan, kesiapan fisik menjadi hal penting karena rangkaian ibadah Armuzna membutuhkan tenaga dan stamina yang cukup besar, terutama saat proses perpindahan menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Pelaksanaan Armuzna dijadwalkan dimulai pada Senin, 25 Mei 2026. Sementara puncak ibadah haji berupa wukuf di Arafah akan berlangsung pada 26 Mei 2026.

Warso menyebut jumlah jemaah dalam Kloter SUB 63 Kabupaten Jombang tercatat sebanyak 380 orang. Hingga saat ini, mayoritas jemaah dalam kondisi sehat dan siap mengikuti tahapan puncak ibadah haji.

“Alhamdulillah sebagian besar jemaah dalam kondisi sehat. Namun saat ini ada dua jemaah yang masih menjalani perawatan di rumah sakit dan kami berharap keduanya segera pulih,” tuturnya.

Selain melakukan pemantauan kesehatan, petugas kloter juga terus mengingatkan jemaah untuk menjaga pola makan, memperbanyak konsumsi air putih, serta menghindari aktivitas berlebihan di tengah cuaca panas Arab Saudi.

Pendampingan dan pengawasan terhadap jemaah akan terus dilakukan hingga seluruh rangkaian Armuzna selesai, guna memastikan pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing jemaah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....