Sebanyak 1.263 Jemaah Haji Jombang Berangkat menuju Tanah Suci

  • 06 Mei 2026 18:46 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • 1.263 jemaah haji Jombang berangkat ke Tanah Suci 2026
  • Pemberangkatan jemaah haji Jombang melalui Asrama Haji Sukolilo Surabaya
  • Jadwal kloter haji Jombang terbagi empat gelombang keberangkatan
  • Tiga jemaah haji Jombang tunda berangkat karena kesehatan
  • Kisah jemaah haji tunggu 14 tahun akhirnya berangkat

RRI.CO.ID, Jombang - Sebanyak 1.263 jemaah haji asal Kabupaten Jombang resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Rabu sore, 6 Mei 2026. Pemberangkatan dilakukan dari Pendopo Kabupaten Jombang menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya sebelum para jemaah melanjutkan perjalanan ke Mekkah untuk menunaikan rangkaian ibadah haji.

Bupati Jombang, Warsubi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberangkatan tersebut menjadi momen istimewa bagi para jemaah setelah menanti dalam waktu yang panjang. “Kesempatan ini adalah nikmat yang patut disyukuri. Saya berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan semata-mata karena Allah SWT,” ujar Warsubi.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan fisik dan mental selama menjalankan ibadah haji. Menurutnya, kondisi kesehatan menjadi faktor utama agar ibadah dapat berjalan lancar. “Jaga pola makan, istirahat yang cukup, serta gunakan tenaga secara bijak selama beribadah. Ini penting agar seluruh rangkaian ibadah bisa dijalankan dengan optimal,” katanya.

Selain itu, Warsubi mengimbau para jemaah untuk menjaga kekompakan dan saling membantu satu sama lain selama berada di Tanah Suci. Ia juga menekankan pentingnya disiplin dalam mengikuti arahan petugas haji. “Disiplin dan kebersamaan menjadi kunci karena jemaah akan berada di tengah jutaan umat dari berbagai negara,” jelasnya.

Suasana keberangkatan jemaah haji Kabupaten Jombang tahun 2026 di Pendopo Kabupaten Jombang (Foto : RRI/Kusuma)

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Ilham Rohim, menjelaskan bahwa pemberangkatan jemaah haji Jombang tahun ini dibagi dalam empat kelompok terbang. “Hari ini diberangkatkan kloter 60 dan 61 dengan jumlah 528 jemaah. Selanjutnya kloter 62 dan 63 akan diberangkatkan pada Kamis sore besok, 7 Mei 2026, dengan total 735 jemaah,” ujar Ilham.

Ia menambahkan, jumlah jemaah tahun ini mengalami perubahan dari sebelumnya 1.266 menjadi 1.263 orang. Penyesuaian tersebut terjadi karena adanya jemaah yang harus menunda keberangkatan. “Ada tiga jemaah yang dinyatakan tidak istita’ah oleh tim kesehatan, sehingga harus menunda keberangkatan. Dua orang dari kloter 62 dan satu orang dari kloter 63,” jelasnya.

Menurut Ilham, alasan penundaan selain faktor kesehatan juga berkaitan dengan penggabungan mahram. Ia memastikan seluruh proses administrasi penundaan telah dilaporkan ke pihak terkait. “Kemudian terkait penggantian dari jemaah cadangan, saat ini masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat melalui Kanwil,” katanya.

Ia juga menyampaikan data jemaah berdasarkan usia. Jemaah tertua tercatat atas nama Sriah Taselem, berusia 86 tahun asal Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang. “Meski berusia lanjut, yang bersangkutan tetap dinyatakan memenuhi syarat untuk berangkat tahun ini. Kemudian untuk jemaah termuda tercatat atas nama Naqiba Alfainana, berusia 16 tahun, asal Desa Peterongan, Kecamatan Peterongan” ucap Ilham.

Suasana keberangkatan jemaah haji Kabupaten Jombang tahun 2026 di Pendopo Kabupaten Jombang (Foto : RRI/Kusuma)

Di sisi lain, salah satu jemaah, Faruq dari kloter 61, mengaku bersyukur dapat berangkat setelah menunggu selama 14 tahun sejak mendaftar pada 2012. “Alhamdulillah, akhirnya tahun ini saya dan istri mendapat kesempatan berangkat. Rasanya sangat bersyukur dan bahagia,” katanya.

Ia berharap dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....