Suasana Haru Mewarnai Kepulangan Jamaah Haji Kota Kediri

  • 13 Jun 2025 12:36 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Suasana penuh haru dan bahagia mewarnai kepulangan jamaah haji asal Kota Kediri, pada Kamis malam (12/6/2025).

Kedatangan mereka bukan hanya disambut hangat oleh anggota keluarga tercinta. Tapi saat di GOR Jayabaya Kota Kediri tampak Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha (Gus Qowim) turut menghadiri momentum penting tersebut.

"Rombongan tiba pukul 03.18 WIB. Sebelum turun dari bus, seluruh jemaah berdoa bersama yang dipimpin oleh KH. Zubadus Zaman," kata Gus Qowim.

Pada kesempatan ini, ia mengungkapkan, rasa syukur atas kepulangan para jemaah haji yang telah menyelesaikan ibadah haji dengan baik. Para jemaah haji dapat kembali ke Kota Kediri dengan sehat dan selamat.

"Alhamdulillah kami sangat bersyukur dapat menyambut kepulangan saudara-saudara yang telah menyelesaikan ibadah haji di tanah suci dan kembali di Kota Kediri tercinta dengan selamat," ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak terkait yang telah berperan serta dalam pelaksanaan ibadah haji, sehingga jemaah haji dari Kota Kediri dapat kembali di Kota Kediri secaea bersama-sama dalam kondisi sehat.

"Insya Allah saudara-saudara kami jadi haji mabrur dan mabruroh. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu," kata Gus Qowim.

Kepala Kantor Kemenag Kota Kediri A. Zamroni menjelaskan, jumlah jemaah haji dari Kota Kediri ada 220 orang. Mereka tergabung dalam kloter 03 SUB bersama jamaah asal Tulungagung.

"Dalam proses kepulangan telah disiapkan 6 bus, 2 truk untuk membawa koper, dan ambulans," katanya.

Secara umum, imbuhnya, kondisi jamaah dari Kota Kediri sehat. Namun ada 3 orang yang harus diberikan perawatan medis. Dari 3 orang tersebut, 2 orang sudah diperbolehkan pulang dan 1 orang masih harus mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

"Lalu yang lain ini karena faktor usia dan kelelahan, mengingat rangkaian ibadah haji ini sangat menguras fisik dan kondisi di sana yang berbeda dengan Indonesia," katanya.

Lebih lanjut, A. Zamroni menambahkan di tengah naiknya kasus Covid di beberapa negara, jemaah haji dari Kota Kediri yang baru tiba ini juga mendapat pemantauan kesehatan.

Selama satu hingga dua minggu ke depan para jemaah ini dipantau kesehatannya oleh petugas kesehatan. Pemantauan dilakukan dengan pendataan masing-masing jemaah, melalui scan QR code yang telah disiapkan oleh tim kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....