Tingkatkan Kemampuan Personel, Petugas Resmikan Lapangan Tembak Tathya Dharaka

  • 27 Apr 2026 16:53 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Hadirnya lapangan tembak Tathya Dharaka maka diharapkan semakin siap dalam mendukung tugas kepolisian
  • Latihan menembak merupakan kewajiban bagi setiap anggota Polri dan harus dilakukan secara rutin, serta berkelanjutan

RRI.CO.ID, Kediri - Untuk meningkatkan kemampuan, petugas Polres Kediri meresmikan lapangan tembak Tathya Dharaka, Senin, 27 April 2026. "Fasilitas baru ini kami peruntukkan bagi peningkatan kemampuan personel dalam penggunaan senjata api," kata Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, saat memimpin peresmian lapangan tembak tersebut.

AKBP Bramastyo meyakini, dengan hadirnya lapangan tembak Tathya Dharaka maka diharapkan semakin siap dalam mendukung tugas-tugas kepolisian. Khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui peningkatan profesionalisme personel di lapangan.

"Pembangunan lapangan tembak tersebut telah dimulai sekitar tiga bulan lalu, ditandai dengan peletakan batu pertama," katanya.

Ia menyebutkan, fasilitas ini berdiri di atas tanah aset Polri, tepatnya di kawasan Polres Kediri, bersebelahan dengan Polsek Plosoklaten di Jalan Raya Pare–Wates, Desa Plosolor, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. "Pembangunan dimulai sekitar tiga bulan lalu dan kini sudah dapat digunakan," ujarnya.

Kapolres Kediri menambahkan, keberadaan lapangan tembak ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas anggota. Khususnya dalam hal ketepatan dan keterampilan menembak.

"Tujuannya untuk memberikan ruang latihan yang memadai bagi anggota, sehingga kemampuan penggunaan senjata api bisa terus diasah secara profesional dan terukur," katanya.

Sebelumnya, Polres Kediri memang telah memiliki lapangan tembak. Tapi, kondisinya terbatas dan sudah lama tidak digunakan secara optimal.

Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan latihan menembak perdana yang diawali oleh Kapolres Kediri bersama para pejabat utama dan jajaran Kapolsek. Lebih lanjut, AKBP Bramastyo menegaskan bahwa latihan menembak merupakan kewajiban bagi setiap anggota Polri dan harus dilakukan secara rutin, serta berkelanjutan.

"Latihan ini bersifat wajib dan akan dilaksanakan secara bergilir, baik bagi personel Polres maupun Polsek. Dengan begitu, seluruh anggota memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan keterampilannya," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....