Tekan Kriminalitas, Kapolres Jombang Ajak Warga Kembali Aktifkan Siskamling
- 19 Feb 2025 16:43 WIB
- Kediri
KBRN, Jombang: Angka kriminalitas di Kabupaten Jombang mengalami peningkatan signifikan dalam dua bulan terakhir. Untuk menekan aksi kejahatan tersebut, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengimbau masyarakat agar kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling).
"Melalui siskamling, kami mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing," ujar Kapolres Jombang, Rabu (19/2/2025).
Ia menegaskan, dengan mengaktifkan siskamling, warga dapat turut berpartisipasi dalam deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi kejahatan. "Kami berharap dengan adanya kesadaran masyarakat, kejahatan dapat ditekan dan Jombang dapat kembali menjadi tempat yang aman dan kondusif," imbuhnya.
Kenaikan angka kejahatan di Jombang, terutama sepanjang Januari dan Februari 2025, menjadi alasan penting bagi masyarakat untuk lebih waspada. Dalam dua bulan tersebut, beberapa kasus kejahatan menonjol mengguncang wilayah ini.
Di antaranya adalah empat kasus pembunuhan yang tengah ditangani oleh pihak kepolisian. Pada (9/1/2025) terjadi kasus pembunuhan di sebuah barbershop di Desa Sengon, Jombang. Lalu, pada (19/1/2025) seorang remaja asal Sidoarjo dibunuh oleh kelompok anak punk di kawasan Hutan Kabuh.
Pembunuhan lainnya menimpa seorang pelajar SMA asal Sumobito yang dibunuh oleh pacar dan dua rekannya, jasadnya ditemukan mengapung di Sungai Pacarpeluk, Megaluh, pada (11/2/2025).
Dua dari tiga pelaku pembunuhan tersebut sudah ditangkap dan sedang dalam proses persidangan. Namun, satu kasus pembunuhan dan mutilasi yang terjadi pada (12/2/2025) di Desa Dukuharum, Megaluh dan Desa Pesantren, Tembelang, masih belum menemukan pelaku.
Selain pembunuhan, Jombang juga dikejutkan dengan dua kasus pembuangan bayi. Pada (2/2/2025), seorang bayi berusia empat bulan dibuang orang tuanya di Desa Jatipelem, Diwek, dan dua hari setelahnya, bayi lainnya ditemukan di Desa Carangwulung, Wonosalam.
Aksi kejahatan juga melibatkan geng motor yang semakin meresahkan. Pada (19/1/ 2025), sekelompok gangster yang bersajam menyerang pengendara motor di Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan, melukai korban dengan lemparan batu dan tindak kekerasan lainnya.
Selain itu, pada (15/2/2025), tiga pengendara motor di Dusun Ngrawan, Desa Pesantren, Tembelang, menjadi sasaran penyerangan oleh sekelompok gangster. Satu pelaku berhasil ditangkap, namun lainnya masih buron.
Kapolres Jombang berharap, dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mengaktifkan siskamling, tindak kejahatan dapat ditekan dan keamanan di wilayah Jombang dapat terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....