Ratusan Peserta Ikuti Kontes Ikan Molly Perdana Tingkat Nasionall di Kediri
- 26 Apr 2026 14:48 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Budidaya ikan Molly dinilai cocok untuk dorong kemandirian ekonomi masyarakat
- Harapannya, sektor perikanan hias Kediri biar makin dikenal di level nasional
RRI.CO.ID, Kediri - Ratusan peserta sangat antusias saat mengikuti Kontes Ikan Molly perdana Tingkat Nasional di Kabupaten Kediri.
Ajang ini digelar Dinas Perikanan di sentra ikan hias Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Minggu, 26 April 2026.
"Acara ini jadi bagian peringatan Hari Jadi Kediri ke-1222 dan sukses menarik perhatian peserta dari Bali, Jakarta, sampai Ternate," kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafid.
Menurut Nur Hafid, kontes ini dihadirkan untuk menghidupkan lagi potensi budidaya molly yang belum optimal. Apalagi, produksi ikan molly di Kediri sebenarnya cukup besar.
"Namun pengembangan budidaya Ikan Molly di Kediri masih perlu didorong. Untuk itu, Pemkab sudah bentuk Kediri Molly Club sebagai wadah pembudidaya," katanya.
Ia menyebutkan, Rangkaian Hari Jadi Kediri secara umum memang terlihat meriah. Sebelumnya udah ada lomba mewarnai TK dan lomba gambar SD-SMP.
"Nah di puncak acara, selain kontes molly, digelar juga kontes ikan cupang. Area Gumul langsung ramai pecinta ikan hias dari berbagai daerah," ujarnya.
Ia mengemukakan, penilaian kontes Ikan molly ini ketat. Sebab, Tim Juri fokus kepada tiga aspek yaitu warna, bentuk tubuh, dan kesehatan ikan.
"Kontes ini bukan sekadar cari hadiah. Hal ini karena, setiap pemenang kontes biasanya akan mengalami kenaikan harga jual, sehingga ini menjadi motivasi bagi pembudidaya," ungkapnya.
Ia melanjutkan, dari Data Dinas Perikanan catat produksi molly Kediri tembus 13 juta ekor per tahun dengan nilai ekonomi Rp26 miliar. Lewat kontes ini, Pemkab mau anak muda melirik budidaya ikan hias sebagai peluang usaha.
"Bisa dilakukan di lahan sempit, sehingga potensinya cukup besar. Untuk kontes ini, maka pemenang bisa bawa pulang trofi, uang pembinaan, dan piagam penghargaan," ucapnya.
Nur Hafid berharap, kontes ini dongkrak ekonomi warga. Budidaya ikan Molly dinilai cocok untuk dorong kemandirian ekonomi masyarakat. Ikan hias yang juara harganya bisa naik signifikan di pasaran.
"Ke depan, setelah ajang ini sukses pada tahun pertama, maka Dinas Perikanan berencana jadikan kontes ikan molly agenda tahunan. Harapannya, sektor perikanan hias Kediri biar makin dikenal di level nasional," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....