Porsi Horor Berkurang, Film 'Sekawan Limo 2' Eksplorasi Drama Emosional
- 07 Jun 2026 21:36 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Porsi Horor Berkurang, Film 'Sekawan Limo 2' Eksplorasi Drama Emosional
- Pendewasaan Karakter dan Alur Film ‘Sekawan Limo 2: Gunung Klawih’
RRI.CO.ID, Kediri – Film ‘Sekawan Limo 2: Gunung Klawih’ yang disutradarai Bayu Skak kembali menyita perhatian publik pecinta film dengan genre komedi. Jika dibandingkan dengan ‘Sekawan Limo’ produksi tahun 2024, porsi horor dan komedinya sedikit berkurang dan lebih mengeksplorasi kisah dramatis yang emosional.
“Ekspektasi penonton yang ingin menyaksikan hiburan cerita horor berbalut drama komedi seperti ‘Sekawan Limo 1’ agaknya harus ditahan karena banyak yang berbeda di sekuelnya ‘Sekawan Limo 2’, tapi tetap bagus, recommended, dan menghibur,” kata Pamela Damayanti, warga Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu, 7 Juni 2026.
Menurut perempuan berhijab yang berkesempatan nonton ‘Sekawan Limo 2: Gunung Klawih’ bersama suami dan kedua anaknya ini, pendekatan dan presentasi alur cerita film berdurasi 122 menit ini tidak sekompleks di film sebelumnya. “Dulu alurnya padat tersentra di banyak karakter. Sedangkan yang versi sekarang, fokusnya hanya pada satu tokoh saja,” ujar Pamela.
“Horor dan komedinya tetap ada, namun sisi drama emosionalnya lebih terasa di ‘Sekawan Limo 2’. Kalau boleh komparasi, saya lebih suka yang pertama. Tegangnya, lucunya dan harunya, takarannya seimbang. Tapi saya tetap apresiasi kreativitas dan karya anak bangsa,” ucap Pamela yang merupakan Akademisi Universitas STRADA Indonesia ini.
Berbeda halnya dengan Nugrananda Janataka, warga Tulungagung yang turut memberikan review tentang Film ‘Sekawan Limo 2: Gunung Klawih’. “Justru banyak pendewasaan karakter maupun alurnya. Horor dan komedinya masih kuat meskipun didominiasi kisah drama. Konfliknya yang menyoroti praktik pesugihan dan isu reformasi 1998 terasa lebih berbobot,” katanya.
Seperti ciri khas sejumlah film layar lebar karya Bayu Skak sebelumnya yang tidak kalah populer, antara lain ‘Yowis Ben 1’ (2018), ‘Yowis Ben 2’ (2019), ‘Yowis Ben 3 (2021), dan ‘Lara Ati (2022)’, aspek humor khas Jawa Timuran di Film ‘Sekawan Limo 2: Gunung Klawih’ tetap dipertahankan dan lebih dikesplorasi untuk megundang tawa para penonton.
Film ‘Sekawan Limo 2: Gunung Klawih’ mengisahkan Andrew (Indra Pramujito) yang terancam menjadi tumbal pesugihan akibat perjanjian gaib yang dulunya pernah dilakukan oleh Ayahnya. Untuk menyelamatkan sahabat dan keluarganya, lima sekawan yakni Bagas (Bayu Skak), Leni (Nadya Arina), Juna (Benidictus Siregar), Dicky (Firza Valaza), dan Andrew, memutuskan untuk mendaki Gunung Klawih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....