'Slank' Kembali Gebrak Blantika Musik Indonesia lewat 'Republik Fufufafa'
- 06 Jun 2026 20:36 WIB
- Kediri
Poin Utama
- 'Slank' Kembali Gebrak Blantika Musik Indonesia lewat 'Republik Fufufafa'
- ‘Republik Fufufafa’ hadirkan karya berani, bebas, lugas, sarat akan satir dan kritik sosial
RRI.CO.ID, Kediri - Grup Band Indonesia beraliran Rock legendaris ‘Slank’ kembali menggebrak blantika musik tanah air lewat album studio terbaru ke-26 bertajuk ‘Republik Fufufafa’, Sabtu, 6 Juni 2026. Rencana launching album dengan format digital ini sebelumnya telah diperkenalkan ke publik tepat pada malam perayaan HUT ke-42 ‘Slank’.
‘Republik Fufufafa’ tidak dipungkiri langsung menyita perhatian publik karena lirik lagu-lagunya yang berani, bebas, lugas, sarat akan satir dan kritik sosial yang tajam terhadap keresahan rakyat Indonesia saat ini. Sejumlah musisi lokal Kota Kediri, Jawa Timur, turut memberikan reaksi dengan gebrakan terbaru grup band yang dibentuk pada tahun 1983 ini.
“Slank di usianya yang tidak lagi muda justru kembali ke format awal seperti dulu saat baru saja muncul. Kritis, idealis, bukan sekedar band yang mengikuti pasar industri musik,” kata Rizky Sofyan, Pemerhati dan Pelestari Musik Rock asal Kota Kediri, Sabtu sore.
Menurutnya, musik-musiknya masih mempertahankan karakter rock n’ roll yang liar dan lugas khas ‘Slank’.
Tidak dipungkiri, sisi kehebatan ‘Slank’ adalah tetap beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital yang tak terbendung lagi di era kini. Melalui penampilan spektakuler di video musiknya, para personil ‘Slank’ tampil all out dengan riasan karakter Joker dan mengeksplorasi penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI).
“Lirik satirnya lebih keluar di album baru ‘Slank’. Penyalahgunaan kekuasaan, kemerosotan nilai rupiah, sampai isu stunting menjadi inspirasi musik mereka di usia matang sekarang,” ujar Rizky kepada RRI Kediri. “Yang paling saya suka ketika realita rendahnya rata-rata tingkat IQ juga menjadi salah satu bagian lirik di album ‘Republik Fufufafa’,” ucapnya.
Sementara itu, Choirul Huda, Akademisi Universitas Bhinneka PGRI yang juga merupakan penggemar berat ‘Slank’, turut bersuara dengan diluncurkannya ‘Republik Fufufafa’. “Semoga menjadi aspirasi untuk menyuarakan kritik sosial yang jujur sekaligus menjadikan seni musik sebagai kontrol sosial terhadap kinerja pemerintah,” katanya.
Album ‘Republik Fufufafa’ mengusung empat unsur utama, yakni cinta, alam, sosial, dan jiwa muda, dengan total sepuluh single terbaru ‘Slank’ yang ada di dalamnya, seperti ‘Republik Fufufafa’, ‘Rusak Ancur’, ‘Jangan Rakus’, ‘PPN 12%’, ‘Di Dekatmu’, ‘My Rinduku’, ‘Papa Sid’, ‘Bunga Rindu’, ‘Buka Baju’ dan ‘Ku Tak Mungkin'.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....