Film 'Badut Gendong' Sukses Hadirkan Teror Supranatural Berbeda
- 04 Jun 2026 20:26 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Film 'Badut Gendong' Sukses Hadirkan Teror Supranatural Berbeda
- Film ‘Badut Gendong’ kaya akan visualisasi
RRI.CO.ID, Kediri – Film bergenre horor ‘Badut Gendong’ yang saat ini sedang tayang di bioskop seluruh Indonesia sukses menghadirkan teror supranatural dengan sejumlah cara berbeda. Film yang disutradarai oleh Charles Gonzali ini memiliki beberapa elemen utama yang menjadikannya lain dari film-film horor lokal lainnya.
“Sebenarnya alur ceritanya klasik seputar percintaan, kehilangan, dan pembalasan dendam. Namun pendekatan dan presentasinya dilakukan dengan cara-cara tak lazim,” kata Pamela Damayanti, warga Kota Kediri, Jawa Timur, yang merupakan pecinta cerita horor karya senias muda Indonesia ini, Kamis, 4 Juni 2026.
Menurut perempuan yang berkesempatan nonton ‘Badut Gendong’ di hari pertama penayangan, Rabu, 27 Mei 2026, sudut pandang cerita film berdurasi 101 menit ini justru terletak pada sisi antagonis karakter utama. “Di pertengahan film, penonton baru sadar bahwa tokoh utama film ini justru berperan antagonis sehingga emosi pun ikut turun naik,” ujar Pamela.
Selain itu, konflik demi konflik yang dibangun dalam film ‘Badut Gendong’ menggabungkan banyak sekali unsur yang menjadikannya kaya akan visualisasi. “Kombinasi tragedi emosional yang dialami secara personal dan tragedi sosial menjadikan film ini memiliki sisi baru yang belum ada di horor-horor sebelumnya,” ucap Pamela kepada RRI Kediri, Kamis malam.
Perbedaan yang nampak jelas terlihat berikutnya di film ‘Badut Gendong’ adalah minimnya jump scare yang biasanya dihadirkan sebagai elemen utama film-film bergenre horor. Film produksi MAGMA Entertainment ini lebih menonjolkan adegan-adegan aksi dari tahap awal pengenalan karakter hingga akhir cerita.
“Kalau boleh sedikit komparasi, masih belum bisa menggeser popularitas ‘Ghost in the Cell’ garapan Joko Anwar maupun ‘Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa’ karya Azhar Kinoi Lubis, tapi masih recommended ditonton untuk genre horor segmen usia 17 tahun ke atas,” kata Pamela menambahkan.
Film ‘Badut Gendong’ mengisahkan Darso (Marthino Lio), seorang pengamen berkostum badut gendong yang sangat mencintai istrinya, Darsi (Dayinta Melira). Setelah Darsi dan bayi di kandungannya meninggal karena terbunuh, trauma mendalam membangkitkan arwahnya hingga merasuki tubuh Darso melalui badut gendong dan mengubah mereka menjadi pembunuh berdarah dingin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....