Bayu Skak Sapa Ratusan Pecinta Sekawan Limo 2: Gunung Klawih di Tulungagung

  • 31 Mei 2026 07:49 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Tulungagung – Antusiasme pecinta film Indonesia terlihat dalam acara meet and greet (temu sapa) pemain film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih yang digelar di Tulungagung, Sabtu malam, 30 Mei 2026. Ratusan penggemar memadati Golden Theater untuk bertemu langsung dengan Bayu Skak beserta para pemain lainnya di Tulungagung.

Bayu Skak (Bagas), Firza Valaza (Dicky), Tutus Thomson (Ndaru), Yongki Setyabudi (Papa Johan) dan Cak Ukil juga mengajak bernyanyi penggemar dengan lagu Gandolane Ati dan Gak Iso Turu milik Yowis Ben. Dalam kesempatan tersebut, sebagai sutradara Bayu Skak menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat Jawa Timur terhadap film garapannya.

“Dengan film bahasa daerah kita tidak malu, kita bisa bersaing dikancah Nasional, juga nggak kalah saing. Ini semua juga berkat masyarakat Tulungagung, kita bisa menasionalkan film dengan logat asli Jawa, seperti orang tua kita berkata ‘”dadi wong jowo, ojo ilang jawane,” ujarnya

Ia mengaku senang bisa kembali menyapa penonton secara langsung setelah film tersebut resmi tayang di bioskop sejak 27 Mei 2026. Film produksi Starvision dan Skak Studios ini melanjutkan kisah lima sahabat yang harus menghadapi teror mistis di Gunung Klawih.

Sementara Wulan Nurhayati asal Sendang, Tulungagung mengatakan film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih terdapat pesan bagi penontonnya. “Keren banget horor plus komedi, terus ada pesan didalamnya pelajaran buat kita yaitu kalau setiap maslaah itu pasti ada jalan keluarnya, tidak dengan jalan instan,” ucapnya.

Ditempat yang sama Tanti Wulan mengungkapkan film Bayu Skak dan kawan-kawan sangat lucu, kocak dan ceritanya plotis. “Jadi di filmnya itu kompleks banget ceritanya, ada sedih, ada lucu, ada horor, pokoknya bikin mata melek, inginnya ada lanjutan bagian ketiga,” katanya.

Acara meet and greet di Tulungagung menjadi salah satu rangkaian tour pemain film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih untuk menyapa penonton di berbagai kota di Jawa Timur. Kehadiran ratusan penggemar menjadi bukti besarnya minat masyarakat terhadap perkembangan perfilman di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....