Bunga Sepatu yang dulunya Dipakai Semir Sepatu

  • 30 Mei 2026 05:25 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri- Fakta menarik dibalik penamaan Bunga Sepatu adalah ia pernah digunakan sebagai alat semir sepatu oleh masyarakat India. Masyarakat meremas mahkota bunga sepatu sampai mengeluarkan getah atau lendir, lalu mengoleskannya pada permukaan sepatu supaya mengkilat dan tampak bersih. Mengutip dari Iplant, Bunga Sepatu mrmiliki nama latin Hibiscus sp.

Bunga Sepatu berasal dari Asia dan Kepulauan Pasifik. Bunga ini mampu tumbuh di seluruh dunia dan tersebar lebih dari 200 spesies. Salah satu ciri dari tanaman ini adalah memiliki warna-warna cerah seperti merah, pink, jingga, kuning, putih bahkan ada yang bicolor. Yang paling unik dari bunga ini adalah mahkota bunganya besar dan terdiri dari lima tepal dengan kepala benang sari yang nampak sangat jelas.

Bunga Sepatu tidak hanya digemari karena kecantikannya, tapi juga dimanfaatkan untuk makanan dan minuman, seprrti teh. Teh yang terbuat dari bunga sepatu dikenal dengan berbagai nama di banyak negara. Di India dikenal dengan sebutan orhul, bissap (Afrika), agua de jamaica (Meksiko), karkadé (Mesir dan Arab), sorrel (Jamaika), dan soobolo (Ghana).

Sementara di Indonesia juga memiliki sebutan beragam, yaitu Bungong roja (Aceh), Soma-soma (Nias), Kembang wera (Sunda), Ulange (Gorontalo), Bunga bisu (Bugis), Bala bunga (Tidore).

Binga sepatu dapat tmbuh baik di dataran rendah hingga 1.300 m dpl (di atas permukaan laut). Menyukai tempat terbuka, cukup sinar matahari, suhu udara ideal 22-32°C, jenis tanah liat berpasir, gembur, mengandung humus, drainase baik. Kelembapan udara antara 50-90% dan curah hujan 1.500-2.500 mm per tahun.

Dikutip dari Sucfindo Concervation, bunga sepatu mengandung Flavonoida, polifenol, antosianin, cyaniding-diglucoside, hibisetin, saponin, ca-oksalat, cardiac glycosides, taraxeryl acetate, peroxidase. Bunga ini juga menjadi alternatif obat diabetes melitus, pencahar, antihipertensi, antikanker, antidiare, antiinfertilitas, gangguan ginjal meningkatkan gairah seksual, mengatasi gangguan menstruasi, demam, menyembuhkan luka, demam, TBC.

Bagi gadis Tahiti dan Hawaii, bunga sepatu memiliki peruntukan sendiri. Bunga sepatu secara tradisional diselipkan di telinga mereka. Jika bunga sepatu dikenakan di belakang telinga kiri artinya wanita tersebut sudah menikah atau sedang menjalin sebuah hubungan. Jika bunga dikenakan di sebelah kanan, berarti dia masih lajang atau bersedia secara terbuka untuk sebuah hubungan.

Di Amerika Utara khususnya, bunga sepatu umumnya dikenal sebagai “Rose of Sharon”, yang melambangkan pengantin wanita yang sempurna. Pada jaman dulu, memberi bunga sepatu kepada seseorang memiliki arti bahwa si pemberi mengakui kecantikan si penerima. Di Cina, bunga ini melambangkan ketenaran dan keindahan baik wanita ataupun pria. Bunga ini juga digunakan sebagai persembahan kepada dewi Kali dan Lord Ganesha dalam ajaran ibadah Hindu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....