Film 'Alas Roban' Sajikan Sentuhan Baru Horor Psikologis

  • 04 Feb 2026 02:49 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Jika film-film Indonesia bergenre horor kebanyakan lebih mengeksploitasi visual yang sengaja diciptakan menakutkan disertai runtutan jump scare di banyak adegan, film ‘Alas Roban’ justru menyajikan sesuatu yang berbeda dengan sentuhan baru horor psikologis melalui pendekatan konflik batin berlatar kesunyian.

“Filmnya minim dialog dan hanya mengandalkan pesan secara tersirat. Tapi justru disitulah kesan misterinya lebih dapat dan berhasil membuat penasaran untuk ikut larut hingga akhir cerita,” kata Pamela Damayanti (37), warga Kota Kediri, Jawa Timur, yang berkesempatan menonton ‘Alas Roban’ di Bioskop CGV Kediri Mall, Selasa malam, 3 Februari 2026.

Menurut pecinta film horor dan action ini, masyarakat sudah mulai jenuh dengan penyajian film horor yang dipenuhi atmosfir gelap serta teror secara frontal dan sadis. “Dari awal saya tahu pemeran utamanya Michelle Ziudith yang biasanya memerankan film-film drama keluarga, saya yakin pasti beda. Ternyata benar, rasa bersalah dan trauma mendasari jalan cerita ‘Alas Roban’,” ujar Pamela kepada RRI.

Dengan disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu dan penulis naskah Evelyn Afnilia, film ini mengambil setting tempat Alas Roban yang diketahui sebagai jalur di kawasan Provinsi Jawa Tengah paling angker. Dalam durasi 111 menit, penonton diajak mengikuti perjalanan kisah Sita (Michelle Ziudith) dan anak gadisnya, Gendhis (Fara Shakila), yang memiliki keterbatasan penglihatan.

Permasalahan mulai muncul ketika Gendhis mulai mendengar suara-suara aneh dan asing yang berasal dari hutan. Dengan bantuan dua orang sahabat dan sepupunya, Anto (Rio Dewanto) dan Tika (Taskya Namya), sebuah ritual terakhir sebagai perwujudan janji di masa lalu harus dijalani sehingga memaksa Sita untuk kembali lagi ke Alas Roban yang mencekam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....