'Rangga & Cinta' Bangkitkan Romansa Awal Tahun 2000

  • 30 Okt 2025 10:02 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Pasca tayang perdana pada Kamis (2/10/2025), Film ‘Rangga & Cinta’ mampu membangkitkan romansa awal tahun 2000 yang dihebohkan dengan film ‘Ada Apa Dengan Cinta (AADC)’ kala itu. Sutradara Riri Riza sukses mengemas ‘Rangga & Cinta’ dengan nuansa autentik mulai penggunaan bahasa hingga musik latar khas AADC produksi tahun 2001.

RRI Kediri berkesempatan berbincang dengan dua penonton ‘Rangga & Cinta’ lintas generasi yakni, Suryaningtyas Handari (43), warga Kota Malang, dan ‘Noura Graziella (17), warga Kota Kediri, Jawa Timur. Keduanya memiliki perspektif yang berbeda pasca menonton film dengan durasi hampir dua jam ini.

“Awalnya canggung nonton ‘Rangga & Cinta’ karena pasti penontonnya didominasi Gen Z. Tapi ternyata diluar dugaan. Generasi milenialnya juga banyak. Kualitas akting mungkin tidak sematang para pemain AADC tahun 2001, tapi dari pengemasan cerita mampu membawa kita ke situasi 25 tahun silam,” kata Yaning, sapaan akrab perempuan dengan satu anak ini, Kamis (30/10/2025).

“Terlepas dari kelebihan dan kekurangan, tetap kita harus apresiasi karya anak Bangsa. Bisa jadi karena saya sudah tidak lagi satu circle dengan gaya hidup anak SMA, secara emosional jadinya kurang dapat.

Pemeran Rangga versi 2025 (red. El Putra Sarira) yang langsung dipilih oleh Nicholas Saputra, pemeran Rangga di AADC tahun 2001, menurut saya itu gebrakan keren,” ujar Yaning kepada RRI Kediri.

Berbeda halnya dengan Noura, pelajar SMAN 1 Kediri, yang sengaja tidak menonton AADC tahun 2001 agar lebih fokus menikmati ‘Rangga & Cinta’ tanpa membandingkan.

“Setelah nonton ‘Rangga & Cinta’ rasanya jadi ingin nonton versi aslinya AADC. Ceritanya bagus dan relate dengan kehidupan anak SMA era sekarang,” ucap Noura seraya memberikan skor 7,5 dari rentang nilai 1 – 10.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....