Menuju Lima Dekade Perjalanan Musik Indra Lesmana
- 28 Okt 2025 05:04 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Siapa menyangka perjalanan bermusik seorang musisi dengan nama besar Indra Lesmana, hampir memasuki masa lima dekade. Berbicara tentang perkembangan musik jazz di Indonesia, tentu nama Indra Lesmana tidak bisa dikesampinkan begitu saja karena mahakarya pria kelahiran Jakarta, 28 Maret 1966 ini sudah tidak terhitung lagi.
Indra Lesmana yang telah meniti karir bermusiknya sejak tahun 1978 silam bukanlah seorang musisi yang sukses dibalik bayang-bayang kebesaran nama sang Ayah, Jack Lesmana, yang juga merupakan musisi jazz. Hal ini terbukti dengan skill serta prestasi Indra yang tidak pernah main-main dan mampu membawa karya-karyanya hingga go international.
Selama Indra Lesmana wara-wiri di blantika musik, sejumlah nama besar musisi Indonesia hinggga luar negeri seperti Ahmad Dhani, Broery Marantika, Benny Likumahuwa, Titi DJ, Ermy Kulit, Sophia Latjuba, Gilang Ramadhan, Embong Rahardjo, James Morisson, Vinnie Colaiuta, dan Michael Landau, pernah berkolaborasi dalam satu project.
Pasca sukses berkarir di Indonesia dan Australia, talenta bermusik Indra Lesmana turut menarik perhatian industri musik jazz di Amerika Serikat pada tahun 1984 sehingga ia pun memutuskan untuk pindah ke Negeri Paman Sam. Sejumlah pakar musik mengakui bahwa penampilan spektakuler Indra di klub jazz prestisius Tokyo, Jepang, pada tahun 2011, menyempurnakan catatan sejarah bermusiknya.
Memasuki usia karirnya yang hampir lima dekade, melalui unggahan di Official Instagramnya @indra lesmana pada Senin (27/10/2025), Indra sempat menyampaikan kegelisahannya terhadap fenomena musik Jazz di Indonesia saat ini. “Semakin sedikit musisi jazz yang tampil di festival jazz. Jazz belum mati. Jazz sedang berevolusi. Beri panggung untuk mereka talenta jazz hebat yang independent, kreatif, penuh visi,” katanya.
RRI Kediri berkesempatan menghubungi Herlambang (60), personil JK All Star, grup musik senior beraliran jazz terkenal di Kota Kediri. “Saya banyak berkaca pada mas Indra Lesmana di sepanjang karir bermusik. Apa yang beliau sampaikan benar. Saat ini banyak terselengara jazz festival namun apa yang disuguhkan bukan pure jazz. Hal ini sama halnya dengan pembohongan publik,” ujar Lambang, sapaan akrabnya, Selasa (28/10/2025).
Menurut keyboardist dan vokalis ini, Indra Lesmana adalah salah satu role model yang bisa dijadikan teladan khususnya bagi siapa saja yang menekuni jazz.
“Saya satu frekuensi dengan mas Indra yang begitu memperjuangkan dan menyuarakan eksistensi jazz yang seharusnya. Jangan karena jazz ingin diterima di semua elemen masyarakat, visibilitas seniman jazz ikut terkikis,” ucap Lambang kepada RRI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....