Pierre Andreas Tendean Si 'Robert Wagner' Bumi Panorama

  • 25 Apr 2025 13:03 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Kapten Czi (Anumerta) Pierre Andreas Tendean, lulusan Akademik Teknik AD (ATEKAD) 1961, dikenang sebagai ajudan A.H. Nasution yang penuh karisma. Pierre menjadi sosok idola, terutama di kalangan gadis-gadis Priangan, hingga dijuluki "Robert Wagner dari Panorama" karena wajah tampannya yang mirip aktor Amerika terkenal.

Di ATEKAD, Pierre menjabat Komandan Korps Taruna dan dikenal sebagai olahragawan aktif di basket, tenis, dan sepakbola. Sebagai ajudan, ia sering terlihat mendampingi Nasution dalam berbagai acara, termasuk seminar, yang membuatnya kerap jadi pusat perhatian. Bahkan muncul ungkapan, "Telinga kami untuk Pak Nasution, tapi mata kami untuk ajudannya."

Mengutip dari Militer ID, Pierre Andreas Tendean terlahir sebagai anak keturunan, Perancis, dan Belanda. Ia menghabiskan masa kecil dan remajanya di Magelang dan Semarang, serta bersekolah di kota tersebut. Meskipun berasal dari keluarga mampu ayahnya seorang dokter Pierre dikenal rendah hati dan sederhana. Ia bahkan memilih untuk tidak mengenakan sepatu saat bersekolah, merasa senasib dengan teman-teman yang berasal dari keluarga tidak mampu.

Dari sekian banyak wanita yang mendambakannya, Pierre jatuh hati pada Rukmini Chaimin. Dalam sebuah surat kepada sang kakak, Pierre menulis, "Mitz, aku wis ketemu jodoku. Wis yo Mitz, dongakake wae mugo-mugo kelakon," yang mengungkapkan betapa seriusnya hubungan mereka. Mereka merencanakan pernikahan pada November 1965.

Namun, takdir berkata lain. Pierre gugur pada 1 Oktober 1965, sebulan sebelum pernikahannya, dalam pertempuran melawan gerombolan Tjakrabirawa dalam peristiwa G30S. Ia meninggal di usia 26 tahun, bersama putri A.H. Nasution, Ade Irma, saat kediaman Nasution diserang. Pierre dikenang sebagai pahlawan revolusi yang berani dan setia hingga akhir.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....