Bazaar HUT ke-81 TNI di Kediri, Buka Peluang UMKM Gerakkan Ekonomi Lokal

  • 22 Sep 2026 13:38 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Kediri turut diwarnai kegiatan bazaar yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat
  • Melalui kegiatan tersebut, TNI terus berupaya hadir di tengah masyarakat, mendukung pengembangan UMKM, serta mendorong aktivitas ekonomi lokal

RRI.CO.ID, Kediri - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Kediri turut diwarnai kegiatan bazaar yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Selain menghadirkan berbagai produk UMKM, kegiatan ini juga menawarkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kodim 0809/Kediri menggelar bazaar dan UMKM di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kediri, Desa Sumberejo, Kecamatan Ngasem, Selasa, 22 September 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 peserta dan masyarakat.

Salah seorang pembeli, Yani, mengaku senang dapat berbelanja kebutuhan pokok di kegiatan tersebut. Ia menilai harga sejumlah kebutuhan yang dijual lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

“Senang bisa belanja di bazaar ini, terutama kebutuhan pokok harganya lebih murah. Gula pasir misalnya, dijual Rp15.000 per kilogram, sedangkan kalau di pasaran sekitar Rp17.500 per kilogram,” ujar Yani.

Menurut Yani, perbedaan harga tersebut cukup membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Kegiatan dipimpin Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, yang dalam pelaksanaannya diwakili Kasdim 0809/Kediri Mayor Inf Yuliadi Purnomo. Turut hadir Sekda Kabupaten Kediri M. Solikin, jajaran Forkopimda Kabupaten Kediri, perwakilan TNI dan Polri, para kepala OPD Kabupaten Kediri, para Pasi dan Danramil jajaran Kodim 0809/Kediri, anggota dan PNS Kodim, pelaku UMKM, serta masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta video conference bazaar HUT ke-81 TNI dari Mabesad yang disampaikan Kaster TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi. Dalam kegiatan tersebut disampaikan, pelaksanaan bazaar, bakti sosial, pelayanan kesehatan, dan berbagai kegiatan kemasyarakatan secara serentak merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat sekaligus mempererat hubungan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Bagi pelaku UMKM, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk kepada masyarakat secara langsung. Salah satunya Yani, yang juga merupakan pelaku UMKM asal Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.

Yani mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk bertemu langsung dengan konsumen. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. “Kami sebagai pelaku UMKM tentu sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Harapannya bisa digelar secara berkelanjutan, karena kegiatan seperti ini bisa membantu UMKM sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” katanya.

Setelah rangkaian pembukaan, jajaran Forkopimda dan peserta kegiatan melakukan foto bersama dan dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah stan bazaar dan UMKM. Beragam produk usaha masyarakat dipamerkan dan dipasarkan kepada para pengunjung.

Selain produk UMKM, kegiatan tersebut juga menampilkan alat utama sistem persenjataan atau alutsista TNI sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI. Masyarakat dapat melihat lebih dekat berbagai perlengkapan yang dimiliki TNI.

Bazaar dan UMKM HUT ke-81 TNI di Kabupaten Kediri dilaksanakan selama dua hari, mulai 22 hingga 23 September 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.

Melalui kegiatan tersebut, TNI terus berupaya hadir di tengah masyarakat, mendukung pengembangan UMKM, serta mendorong aktivitas ekonomi lokal. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....