Strategi UMKM Kediri Kuasai Pasar Digital
- 15 Feb 2026 06:46 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Pelaku UMKM di Kediri kini didorong untuk lebih serius membangun branding produk guna meningkatkan keterikatan (engagement) dengan konsumen. Akademisi dari Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri, Aji Prasojo, menekankan bahwa pemanfaatan media sosial adalah kunci utama dalam memperkuat citra produk di mata masyarakat luas.
Menurutnya, langkah ini penting karena perilaku konsumen saat ini cenderung melakukan riset terlebih dahulu melalui internet atau media sosial sebelum memutuskan untuk membeli sebuah barang. Meskipun peluang terbuka lebar, tantangan nyata masih sering ditemukan di lapangan saat UMKM mencoba masuk ke platform marketplace.
“Beberapa kendala teknis yang sering muncul meliputi standar pengemasan (packaging) yang belum memadai, terutama untuk jenis barang pecah belah yang berisiko rusak saat pengiriman,” ucapnya dalam dialog Beranda Asta Cita di RRI Kediri, Sabtu, 14 februari 2026.
Oleh karena itu, Aji menegaskan bahwa pelaku UMKM harus memaksa diri untuk beradaptasi dengan standar pasar digital agar tetap relevan dan mampu bersaing di era ekonomi saat ini. Selain menampilkan foto produk berkualitas yang dilengkapi dengan informasi detail yang jelas, UMKM juga sangat didorong untuk mulai memproduksi video pendek (short video). Konten berbasis video dianggap lebih efektif dalam menarik perhatian konsumen online karena sifatnya yang dinamis dan informatif.
"UMKM didorong untuk membuat video pendek untuk produknya serta membiasakan mengunggah konten dengan konsisten," ujar Aji.
Aspek konsistensi dalam mengunggah konten menjadi poin krusial yang harus diperhatikan oleh para pelaku usaha. Rutinitas dalam memperbarui informasi di media sosial tidak hanya menjaga eksistensi merek, tetapi juga membangun kepercayaan calon pembeli secara bertahap. Tanpa adanya konsistensi, sebuah akun bisnis akan sulit mendapatkan jangkauan pasar yang maksimal meskipun produk yang ditawarkan memiliki kualitas yang baik.
Aji menambahkan sebagai langkah perbaikan berkelanjutan, pelaku UMKM wajib melakukan evaluasi terhadap konten-konten yang telah diunggah sebelumnya. Dengan menganalisis performa konten lama, pengusaha dapat memahami minat konsumen secara lebih akurat dan menciptakan materi promosi yang jauh lebih menarik di masa mendatang. Sinergi antara kreativitas konten dan ketajaman evaluasi ini diharapkan mampu membawa produk lokal Kediri naik kelas di kancah nasional.