Dukung UMKM, Mahasiswa UNP Ciptakan Mesin Petis Otomatis
- 25 Jun 2025 15:50 WIB
- Kediri
KBRN, Surabaya: Delapan mahasiswa Teknik Mesin Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri menciptakan mesin pengaduk petis otomatis untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan efisiensi produksi. Inovasi ini hadir sebagai solusi dari proses pembuatan petis yang selama ini masih dilakukan secara manual dan melelahkan.
“Proses manual sangat melelahkan dan tidak praktis, apalagi bagi pelaku UMKM dengan kapasitas produksi besar. Kami berangkat dari keresahan itu,” ujar Mohamad Dany Ibrahim, koordinator tim, Rabu (25/6/2025).
Dengan dana patungan Rp7 juta, tim mahasiswa merancang dan merakit mesin berkapasitas 15 kg. Mesin ini dilengkapi sistem transmisi otomatis, pengatur suhu, dan timer agar adonan matang merata tanpa diaduk manual.
“Alat ini juga dirancang tahan panas dan bisa awet hingga sepuluh tahun jika dirawat,” jelas Dany.
Mesin tersebut tak dijual, melainkan dihibahkan kepada Amanah, pelaku UMKM petis asal Kelurahan Ngampel, Kediri. Sosok Amanah juga menjadi inspirasi dalam skripsi tim mahasiswa.
“Ini bukan sekadar proyek tugas akhir, tapi bentuk kontribusi nyata kami kepada masyarakat,” katanya.
UNP Kediri berencana mendaftarkan alat ini ke Hak Kekayaan Intelektual (HaKI). “Dengan semangat gotong-royong, teknologi sederhana bisa menjadi solusi nyata bagi tantangan ekonomi masyarakat,” tambah Dany.
Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UNP, Dr. Sulistiono, M.Si., turut mengapresiasi langkah mahasiswa. “Ini bukti bahwa mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tapi juga memberi solusi konkret bagi masyarakat,” ujarnya.
Mesin petis otomatis juga tampil sebagai karya unggulan dalam Olimpiade Mahasiswa Teknik UNP Kediri, 18 Juni lalu, bersama inovasi lain seperti mesin pemotong kerupuk puli dan pencacah rumput.
“Kami akan daftarkan ke HaKI untuk perlindungan dan pengakuan atas karya mahasiswa,” ujar Sulistiono, menambahkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....