OJK Yakin Industri BPR dan BPRS Kediri Tunjukkan Kinerja Positif
- 03 Jun 2026 21:49 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Total aset BPR dan BPRS di wilayah OJK Kediri tercatat tumbuh sebesar 6,34 persen secara year-on-year (yoy) hingga mencapai Rp4,8 triliun
- OJK akan terus mendorong penguatan industri BPR dan BPRS secara berkelanjutan melalui implementasi Roadmap Pengembangan dan Penguatan BPR-BPRS Tahun 2024–2027
RRI.CO.ID, Kediri - Industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) di wilayah kerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri menunjukkan performa yang solid.
OJK Kediri mencatat bahwa industri BPR dan BPRS di wilayah kerjanya tetap menunjukkan kinerja yang positif dan resilien sejalan dengan rilis kinerja industri serupa secara Nasional.
Dalam keterangannya, Rabu, 3 Juni 2026, Kepala OJK Kediri, Ismirani Saputri menyatakan, pertumbuhan yang meyakinkan terlihat jelas dari akumulasi aset yang berhasil dibukukan oleh industri keuangan tersebut.
"Hingga Maret 2026, total aset BPR dan BPRS di wilayah OJK Kediri tercatat tumbuh sebesar 6,34 persen secara year-on-year (yoy) hingga mencapai Rp4,80 triliun," kata Ismirani Saputri.
Tren positif ini, ungkap Ismirani, juga diikuti oleh fungsi intermediasi yang berjalan dengan sangat baik di masyarakat. Penyaluran kredit dan pembiayaan dari industri BPR-BPRS mengalami peningkatan sebesar 3,42 persen (yoy) hingga menyentuh angka Rp3,41 triliun.
"Daya beli dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi keuangan lokal ini pun tampak semakin menebal. Hal tersebut tercermin dari penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh impresif sebesar 7,64 persen (yoy) menjadi Rp3,19 triliun," katanya.
Ia menambahkan, selain mencatatkan pertumbuhan pada sektor operasional, kekuatan internal industri ini juga berada dalam kondisi yang sangat sehat. Permodalan industri dipastikan tetap kuat dengan rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) kokoh sebesar 27,22 persen, sebuah angka yang berada jauh di atas ketentuan minimum yang berlaku.
"Pencapaian performa yang impresif ini menjadi kado indah yang bertepatan langsung dengan momentum Hari BPR-BPRS Nasional Tahun 2026," katanya.
Bahkan, Ismirani juga secara khusus menyampaikan ucapan selamat Hari BPR-BPRS Nasional kepada seluruh insan BPR dan BPRS, khususnya di wilayah kerja OJK Kediri. Bahkan, ikut memberikan penghargaan yang tinggi atas kerja keras seluruh elemen industri selama ini.
"Kami mengapresiasi kontribusi BPR dan BPRS yang selama ini telah berperan dalam memperluas akses keuangan, mendukung pembiayaan UMKM, serta menggerakkan perekonomian daerah," ujar Ismirani.
Menatap tantangan ke depan yang semakin dinamis, Ismirani mengatakan, OJK Kediri berkomitmen penuh untuk tidak tinggal diam dalam menjaga tren positif ini. Ia menegaskan bahwa OJK akan terus mendorong penguatan industri BPR dan BPRS secara berkelanjutan melalui implementasi Roadmap Pengembangan dan Penguatan BPR-BPRS Tahun 2024–2027.
"Peta jalan strategis tersebut dirancang secara komprehensif untuk menyentuh berbagai aspek krusial di dalam internal lembaga keuangan. OJK akan memfokuskan pendampingan pada sektor penguatan tata kelola, penguatan permodalan, peningkatan manajemen risiko, serta akselerasi transformasi digital," katanya.
Ia berharap, melalui komitmen dan sinergi yang kuat tersebut, diyakini BPR dan BPRS dapat tumbuh menjadi lembaga yang semakin berdaya saing tinggi dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Selain itu, perbaikan lini ini diharapkan mampu memberikan kontribusi yang jauh lebih besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....