Dari Anak Jalanan, Prastina Kini Sukses Bertani di Gunungkidul

  • 04 Mei 2026 17:42 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri — Berawal dari kehidupan sebagai anak jalanan selama bertahun-tahun, Prastina Sibagz akhirnya memutuskan kembali ke kampung halamannya di Gunungkidul untuk menekuni dunia pertanian. Keputusan tersebut menjadi titik balik dalam hidupnya setelah sekian lama berada di jalanan.

Pada tahun 2015, ia mulai merintis usaha pertanian dengan penuh keterbatasan. Modal awal diperoleh dengan cara menggadaikan sertifikat tanah miliknya demi memulai usaha yang ia yakini dapat mengubah masa depannya.

Dari pinjaman sebesar Rp25.000.000, sebagian dana digunakan untuk menyewa lahan pertanian sebesar Rp2.000.000. Sisanya dialokasikan untuk kebutuhan operasional, seperti pembelian bibit dan biaya perawatan tanaman.

“Awal mula modal dari gadai sertifikat tanah, lalu digunakan untuk sewa lahan dan operasional lainnya. Dalam dua kali panen bawang merah, alhamdulillah modal sudah kembali,” ujarnya saat dialog di RRI Kediri, Senin 4 Mei 2026.

Usaha yang dirintisnya menunjukkan hasil positif dalam waktu relatif singkat. Setelah satu tahun menjalankan pertanian, ia mulai merasakan keberhasilan dan kestabilan dalam usahanya tersebut.

Keberhasilan tersebut mendorongnya untuk mengajak rekan-rekannya sesama mantan anak jalanan untuk ikut bertani. Awalnya, ia mengajak lima orang untuk bergabung dan belajar mengelola lahan pertanian secara bersama-sama.

Komoditas yang ditanam pun semakin beragam. Jika sebelumnya hanya berfokus pada bawang merah, kini mereka telah mampu menanam padi serta berbagai jenis sayuran untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan makanan bergizi gratis, hasil pertanian mereka turut berkontribusi dalam menyuplai sebagian kebutuhan tersebut. Dengan demikian, usaha yang dirintis tidak hanya mengubah kehidupannya, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....