Indosat Gali Potensi Anak Muda Jadi Konten Kreator
- 13 Sep 2025 13:07 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali menghadirkan Indonesia Creator Hub (ICH). Hal tersebut diwujudkan, dengan tujuan memberdayakan potensi anak muda Indonesia menjadi kreator konten.
"Setelah diadakan di Jabodetabek dan Manado tahun lalu, kali ini ICH hadir di Universitas Airlangga, Surabaya, melalui kegiatan edukatif, workshop, dan kolaborasi dengan para influencer inspiratif. ICH terus memperluas kehadirannya untuk mendukung ekosistem kreator berdampak serta menyuarakan ide mereka hingga membuka peluang karir di industri kreatif," kata EVP–Head of Java Circle Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro, dalam keterangan pers yang diterima RRI Kediri, Sabtu (13/9/2025).
Menurutnya, saat ini industri kreatif digital Indonesia terus berkembang pesat. Kondisi itu didorong oleh semangat dan inovasi para kreator muda yang semakin aktif di berbagai platform digital.
"ICH memberikan kesempatan bagi para peserta untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam menciptakan konten berkualitas yang dapat memperkaya perjalanan karir mereka setelah menyelesaikan pendidikan," katanya.
Fahd mengatakan, di dunia yang terus berkembang dengan cepat ini, hampir setiap orang membawa perangkat di tangan mereka. Dengan begitu, apapun yang dilakukan, setiap momen terekam dan langsung dibagikan ke publik di media sosial.
"Indonesia memiliki jumlah anak muda yang luar biasa potensial, melihat hal ini Indosat berkomitmen untuk memberdayakan mereka menjadi kreator konten sehingga dapat menyalurkan bakat mereka. Indosat ingin memastikan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya sehingga berkontribusi dalam memajukan industri kreatif digital di Indonesia," katanya.
Ia menambahkan, berdasarkan data dari Indonesia Creator Marketing Report 2025, lebih dari 500 kreator konten aktif berkarya di sejumlah media sosial, termasuk Instagram, YouTube, TikTok, Twitter (X), dan Facebook. Banyak di antara mereka memiliki talenta namun juga menghadapi berbagai tantangan, antara lain sifat konten influencer yang cenderung repetitif, kurangnya kebebasan berkreasi akibat tuntutan algoritma, dan minimnya dukungan finansial.
"Para kreator membutuhkan ruang untuk menampilkan karya mereka, Indosat memberikan akses kepada mahasiswa di seluruh Indonesia untuk mengembangkan keterampilan mereka dengan memberikan pengalaman langsung dari influencer serta akses ke komunitas yang mendukung," katanya.
Sementara itu, Plt. Direktur Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni Universitas Airlangga, Lastiko Endi Rahmayanto, mengemukakan, fokus Unair saat ini ialah menjadi Enterpreneur University. Dengan begitu, sekitar 8-13 persen mahasiswanya ketika lulus itu bekerja sebagai wirausahawan, yang mana salah satu ouputnya ialah menjadi content creator.
"Dengan begitu, target untuk mencetak lebih banyak wirausahawan lewat ICH merupakan salah satu pintu masuk luar biasa agar hal tersebut dapat terwujud. Harapan kami Indosat bisa terus berperan aktif di dunia digital pada khususnya dan dunia kreatif pada umumnya," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....