Penjualan Kambing Kurban Turun, Minat Masyarakat Ikut Merosot Tajam

  • 05 Jun 2025 11:53 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Penjualan kambing kurban tahun ini menurun drastis dibanding tahun sebelumnya. Hingga H-1 Idul Adha banyak pedagang baru berhasil menjual setengah dari stok yang tersedia.

Aziz Nurohim, pedagang kambing asal Badas, Kediri, menyebut omzetnya turun signifikan. Ia menilai minat masyarakat untuk berkurban tahun ini lebih rendah, meski harga kambing tidak mengalami kenaikan berarti.

"Tahun ini penjualan kami dari pedagang kambing berkurang, Mas. Mungkin karena banyak yang beralih ke sapi. Biasanya H-1 Hari Raya stok tinggal sedikit atau bahkan habis, sekarang baru terjual setengahnya," ujarnya pada Kamis, (5/6/2025).

Untuk kambing yang laku terjual, harganya berkisar di angka Rp3 jutaan. Tahun lalu, pedagang seperti Aziz biasanya mampu menjual berbagai jenis kambing kurban, seperti Jawa Randu, Kacangan, dan Etawa.

Dari semua jenis itu, kambing Jawa Randu dan Kacangan menjadi yang paling laris karena harganya tergolong terjangkau. "Tahun ini yang paling laku kisaran harga Rp3 jutaan, Mas. Jenisnya Jawa Randu dan Kacangan, karena harganya murah," ucap Aziz.

Aziz juga berharap tidak ada wabah penyakit yang menyerang hewan ternak, karena hal itu sangat memengaruhi minat pembeli. "Kalau sampai ada wabah, omzet kami bisa turun drastis. Banyak orang jadi takut untuk membeli dan mengonsumsi daging kurban," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....