Pengurus RT/RW Jombang Segera Terima Insentif
- 15 Jan 2026 19:53 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Pengurus RT dan RW di Kabupaten Jombang dipastikan segera menerima insentif tahunan dari pemerintah daerah. Kebijakan ini mulai diberlakukan pada 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan masyarakat tingkat lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Jombang menyiapkan anggaran insentif sebesar Rp 5.000.000 per tahun untuk setiap RT dan RW. Program tersebut menjadi bagian dari prioritas kepemimpinan Bupati Warsubi dan Wakil Bupati Salmanuddin Yazid.
Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, menyatakan anggaran program telah tercantum dalam APBD 2026. Dengan demikian, pelaksanaan tinggal menunggu tahapan teknis penyaluran.
“Anggaran sudah disahkan dalam APBD tahun 2026 dan siap dijalankan,” kata Agus, Kamis, 15 Januari 2026.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen merealisasikan program sesuai perencanaan. Insentif tersebut terdiri dari dua komponen, yakni tunjangan pengurus dan dukungan operasional kegiatan. Tunjangan diberikan sebesar Rp 1.800.000 per tahun, sedangkan operasional mencapai Rp 3.200.000 per tahun.
Agus menjelaskan, Pemkab Jombang telah memulai penyaluran tunjangan secara terbatas pada akhir 2025. Penyaluran dilakukan melalui Perubahan APBD 2025 selama tiga bulan terakhir tahun anggaran.
“Setiap RT dan RW telah menerima bantuan sebesar Rp 150.000 per bulan selama tiga bulan. Jadi total bantuan yang diterima pada tahap awal Rp 450.000,” ujarnya menjelaskan.
Ia menuturkan, keterlambatan realisasi penuh disebabkan perubahan kepemimpinan setelah APBD 2025 ditetapkan. Oleh karena itu, pemberian insentif secara utuh baru bisa dilaksanakan mulai 2026.
Penyaluran dana insentif nantinya dilakukan setiap triwulan melalui pemerintah desa. Dana tersebut kemudian ditransfer langsung ke rekening masing-masing RT dan RW.
Menurut Agus, insentif ini tidak hanya bersifat penghargaan, tetapi juga mendukung operasional pelayanan masyarakat. Ia berharap kebijakan tersebut dapat meningkatkan kinerja dan motivasi pengurus lingkungan.
“Kami berharap peran RT dan RW semakin kuat sebagai ujung tombak pelayanan publik,” katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....