BPBD Tanggapi Video Viral Gunung Kelud Erupsi
- 30 Mei 2025 18:37 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: BPBD Kabupaten Kediri menanggapi munculnya video viral di media sosial (medsos) tentang Gunung Kelud mengalami erupsi. Pada Jumat (30/5/2025), Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Djoko Sukrisno, menyatakan, dengan adanya video tersebut bisa meningkatkan keyakinan publik terhadap kembali terjadinya erupsi Gunung Kelud, seperti 13 Februari 2014.
"Saya tekankan, bahwa video viral tentang erupsi Gunung Kelud, adalah hoaks. Msyarakat jangan mudah percaya dengan munculnya video di medsos yang tidak semua benar, konten semacam itu harus diuji dulu faktanya," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Djoko Sukrisno.
Diketahui, video tersebut sempat meresahkan warga di Kabupaten Kediri. Apalagi beredar hampir di semua platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok.
Sementara, dari pantauan BPBD Kabupaten Kediri dan pihak terkait, tampak kondisi Gunung Kelud masih stabil. Bahkan, tidak ada tanda-tanda aktivitas vulkanik yang mengarah ke erupsi.
"Jadi kami minta masyarakat tidak mudah panik," ungkapnya.
Selain itu, pada kesempatan ini Djoko berpesan kepada masyarakat agar
selalu berpedoman pada sumber resmi. Misalnya dari informasi yang dipublikasikan pihak PVMBG maupun BPBD.
"Kami juga terus melakukan pemantauan dan akan segera menginformasikan perkembangan Gunung Kelud," ujarnya.
Sebagai informasi, video yang beredar luas di medsos menunjukkan aktivitas awan putih yang diyakini berada di atas Gunung Kelud. Bahkan, potongan video turut disertai narasi dan suara warga yang menyebut Gunung Kelud kembali erupsi.
Seperti video menuliskan keterangan 'Gunung Kelud 29 Mei 2025'. Dalam unggahan video yang dibagikan akun @Didik Patria, mengatakan, "Gunung Kelud mbledos lur. Enek lap-lap (kilat). Infone daerah lor lur. Mugo-mugo aman," katanya.
Ada pula video diunggah oleh pengguna akun @Eldeyas Andri, dengan latar malam hari dan tampak di area persawahan, juga menyampaikan adanya kejadian sama. Tepatnya, di dalam video juga memperlihatkan awan putih tebal yang membumbung di langit, dan disertai kilatan cahaya berulang.
Atas kekhawatiran ini, unggahan dari pengguna medsos akhirnya banyak dibagikan ke grup medsos daerah sekitar, baik di wilayah Nganjuk, Blitar, Tulungagung dan Kediri sendiri.
Namun, data Laporan Aktivitas Gunung Api yang dirilis PVMBG untuk periode pengamatan 28 Mei 2025 pukul 00.00–24.00 WIB, Gunung Kelud (1.731 mdpl) yang terletak di wilayah Kediri, Blitar, dan Malang, terpantau dalam kondisi normal. Yang mana, saat ini cuaca cerah, berawan, angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat daya, barat dan barat laut.
Lalu, suhu udara berkisar antara 21–31 derajat Celcius dengan kelembaban udara 60–89 persen, dan secara visual, Gunung Kelud terlihat jelas dengan kabut 0–1 serta asap kawah nihil, dan visual air danau kawah Gunung Kelud terlihat jelas berwarna biru muda.