Tradisi Undhuh-undhuh GKJW Sidorejo, Wujud Syukur yang Satukan Iman dan Budaya

  • 12 Jul 2026 16:15 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Ribuan warga memadati kawasan Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jemaat Sidorejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, dalam perayaan tradisi Undhuh-undhuh yang digelar meriah

RRI.CO.ID, Kediri — Ribuan warga memadati kawasan Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jemaat Sidorejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, dalam perayaan tradisi Undhuh-undhuh yang digelar meriah. Tradisi ini merupakan wujud rasa syukur atas hasil panen yang telah diwariskan secara turun-temurun dan tetap lestari hingga kini.

Sejak pagi, suasana di sekitar gereja tampak semarak. Warga datang dari berbagai daerah untuk menyaksikan sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan yang sarat makna tersebut.

Panitia acara Tradisi Undhuh-undhuh GKJW Jemaat Sidorejo, Lulus Nugraheni, menjelaskan bahwa tradisi Undhuh-undhuh tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga sarana melestarikan budaya Jawa. "Tradisi ini memadukan ibadah dengan budaya. Ada arak-arakan gunungan hasil bumi, tarian tradisional, hingga iringan gamelan yang menjadi ciri khas perayaan ini," ujar, Lulus, Minggu, 12 Juli 2026.

Lulus menyebutkan, gunungan yang berisi hasil bumi tampak diarak dengan penuh khidmat, menjadi simbol rasa syukur atas berkah yang diterima masyarakat. Selain pertunjukan seni, seluruh hasil bumi dan parcel persembahan yang dibawa jemaat kemudian dilelang kepada masyarakat yang hadir.

Dana dari hasil lelang tersebut selanjutnya digunakan untuk mendukung pelayanan gereja serta kegiatan sosial lainnya. Salah seorang peserta, Sheila, mengaku selalu menantikan tradisi Undhuh-undhuh setiap tahunnya.

"Setiap tahun saya selalu datang. Selain untuk beribadah, ini juga jadi momen kebersamaan yang hangat dengan warga lainnya," katanya.

Sheila mengatakan, suasana kebersamaan yang tercipta dalam tradisi ini menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus mempererat hubungan antarwarga. Tak hanya jemaat, masyarakat umum juga turut menikmati rangkaian acara yang menampilkan kekayaan budaya lokal tersebut.

Lebih dari sekadar perayaan, tradisi Undhuh-undhuh menjadi bukti bahwa nilai religius dapat berjalan berdampingan dengan pelestarian budaya, sekaligus memperkuat identitas dan kebersamaan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....