Keseimbangan antara Ibadah dan Urusan Dunia

  • 20 Sep 2026 00:57 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Merancang kehidupan yang bermakna perlu dilakukan dengan mengutamakan ibadah, tanpa meninggalkan urusan dunia. Hal tersebut disampaikan Ustaz As’ad Efendy, pengasuh Majelis Ta’lim Masjid Tirtohudan Kota Kediri, saat menjadi narasumber dalam dialog Mutiara Pagi.

Menurutnya, manusia tidak boleh hanya berorientasi pada kehidupan dunia dan melupakan ibadah. “Janganlah kalian melupakan nasibmu di dunia dan jangan lupa untuk beribadah,” ujar Ustaz As’ad Efendy dalam dialog Mutiara Pagi, Sabtu, 19 September 2026.

Keseimbangan antara keduanya penting agar manusia dapat menjalani kehidupan dunia sekaligus mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat. Sebaliknya, menjalankan ibadah juga tidak berarti seseorang harus meninggalkan tanggung jawab dan kebutuhan hidup di dunia.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan dalam menjalani kehidupan. Setiap aktivitas duniawi, seperti bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga, tetap perlu dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan tidak mengesampingkan kewajiban beribadah.

Ustaz As’ad menjelaskan, kehidupan dunia merupakan bagian dari perjalanan manusia menuju kehidupan akhirat. Karena itu, berbagai aktivitas yang dilakukan hendaknya dilandasi niat yang baik serta tetap berpegang pada nilai-nilai agama.

Ia juga mengingatkan agar manusia tidak terlalu larut dalam mengejar kepentingan dunia hingga melupakan tujuan hidup. Kesibukan mencari nafkah, mengejar keberhasilan, maupun menjalankan aktivitas sosial hendaknya tetap diimbangi dengan ibadah dan perbuatan baik.

Menurutnya, keseimbangan antara ibadah dan urusan duniawi menjadi penting karena setiap manusia pada akhirnya akan menghadapi kematian. Oleh sebab itu, kehidupan di dunia perlu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk bekerja, berbuat kebaikan, memenuhi tanggung jawab, serta mempersiapkan bekal menuju kehidupan akhirat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....