Kehendak Tuhan Bukan kehendak Manusia yang Dikabulkan

  • 06 Sep 2026 18:32 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri- Dalam Kekristenan, kehendak Tuhan, bukan kehendak manusia, dapat dipahami sebagai sikap menempatkan kehendak Allah di atas keinginan pribadi. Sikap tersebut bukan berarti manusia berhenti berusaha, melainkan tetap berdoa, bekerja, dan menjalani kehidupan dengan menggunakan kehendak bebas yang Tuhan berikan.

Pesan tersebut disampaikan dalam ibadah di Gereja Rahayu Bulusoban, Pare, Kediri. Pendeta Pdt. Sudi Perdamaian mengingatkan umat Kristiani agar senantiasa berusaha melaksanakan kehendak Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya mengikuti keinginan atau kepentingan pribadi.

“Melaksanakan kehendak Tuhan, bukan kehendak manusia, karena Tuhan mempunyai rencana yang indah,” ujar Pdt. Sudi Perdamaian dalam khotbahnya pada Minggu, 6 September 2026.

Menurutnya, setiap manusia memiliki rencana dan keinginan dalam menjalani kehidupan. Namun, sebagai orang percaya, manusia perlu menyadari bahwa rencana Tuhan dapat berbeda dengan apa yang telah direncanakan manusia. Karena itu, diperlukan sikap percaya dan berserah kepada Tuhan dalam setiap keadaan.

Ia menekankan bahwa kehendak Tuhan perlu menjadi dasar dalam mengambil keputusan dan menjalani kehidupan. Keinginan pribadi tetap dapat disampaikan melalui doa, tetapi umat diharapkan tidak memaksakan kehendaknya sendiri ketika apa yang terjadi tidak sesuai dengan harapan.

Pdt. Sudi juga mengingatkan bahwa kehidupan tidak selalu berjalan sesuai dengan keinginan manusia. Ada kalanya seseorang menghadapi kegagalan, penolakan, kehilangan, maupun persoalan yang sulit dipahami. Dalam kondisi tersebut, umat Kristiani diajak untuk tetap percaya bahwa Tuhan memiliki tujuan dan rencana bagi kehidupan setiap orang.

“Kehendak Tuhan bukan kehendak manusia yang harus ditanamkan dalam jiwa umat Kristiani,” katanya. Pesan tersebut menjadi pengingat agar umat tidak hanya mengejar apa yang diinginkan, tetapi juga berusaha memahami dan menjalankan kehendak Tuhan melalui iman, doa, serta kehidupan yang sesuai dengan ajaran Kristus.

Melalui pesan tersebut, umat Gereja Rahayu Bulusoban diajak untuk membangun kehidupan yang berlandaskan pada kepercayaan kepada Tuhan. Dengan tetap berusaha dan berdoa, umat diharapkan mampu menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan serta percaya bahwa rencana-Nya selalu memiliki tujuan yang baik dan indah bagi kehidupan manusia.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....