Pentingnya Peran Keluarga dalam Membentuk Akhlakul Karimah Generasi Muda

  • 06 Agt 2026 12:48 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Peran keluarga dinilai menjadi faktor utama dalam membentuk akhlakul karimah di tengah derasnya arus informasi digital. Penanaman nilai moral sejak usia dini dianggap mampu menjadi benteng bagi anak-anak agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi negatif yang beredar di internet maupun media sosial.

Pengasuh Pondok Pesantren Mazro'atul Ulum, Kediri, Ustaz M. Arwani, mengatakan bahwa akhlakul karimah merupakan segala bentuk tingkah laku terpuji dan perangai mulia yang bersumber dari ajaran Islam. Akhlak yang baik, menurutnya, harus dibangun sejak lingkungan keluarga karena keluarga merupakan madrasah pertama bagi setiap anak.

"Orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan teladan melalui ucapan maupun perbuatan. Anak akan lebih mudah meniru apa yang dilihat dibandingkan hanya mendengar nasihat," kata Ustaz M. Arwani kepada RRI melalui sambungan telepon, Kamis, 6 Agustus 2026.

Ia menjelaskan bahwa dalam Islam terdapat tiga bentuk akhlakul karimah, yakni akhlak kepada Allah SWT, akhlak kepada sesama manusia, dan akhlak kepada lingkungan. Ketiganya harus berjalan seimbang agar terbentuk pribadi yang beriman, beretika, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, akhlak kepada Allah diwujudkan dengan beribadah secara taat, ikhlas, menjaga tauhid, serta tidak menyekutukan-Nya. Sementara itu, akhlak kepada sesama manusia diwujudkan melalui sikap jujur, amanah, santun, serta menjaga silaturahim kepada siapa pun tanpa membedakan latar belakang.

Di samping itu, umat Islam juga diajarkan untuk menjaga lingkungan, menyayangi hewan, dan merawat seluruh makhluk hidup sebagai bentuk tanggung jawab terhadap ciptaan Allah SWT. Nilai-nilai tersebut harus ditanamkan sejak dini agar menjadi kebiasaan hingga dewasa.

Ustaz M. Arwani berharap seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga, mampu menjadi uswatun hasanah atau teladan yang baik bagi anak-anak. Dengan pondasi akhlakul karimah yang kuat, generasi muda diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak sekaligus menjadi generasi berkarakter.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....