Refleksi Akhir Muharram dan Menjemput Keberkahan Bulan Safar
- 11 Jul 2026 05:18 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Refleksi Akhir Muharram dan Menjemput Keberkahan Bulan Safar
- Umat Muslim diharapkan terus bertransformasi menjadi pribadi yang lebih berkualitas, beriman, bertakwa, dan senantiasa menjadi manusia produktif di sepanjang tahun Hijriah.
RRI.CO.ID, Kediri – Pergantian bulan dalam kalender Hijriah menjadi momentum penting bagi seluruh umat Muslim untuk melakukan serangkaian refleksi dan introspeksi diri. Begitu juga saat bulan Muharram segera berakhir, umat Islam tentu berlomba-lomba untuk bersiap menyambut datangnya bulan Safar dengan harapan membawa banyak keberkahan baru.
Melalui khotbah Jum’at di Masjid Al-Mursyid, Kota Kediri, Jawa Timur, 10 Juli 2026, Ustaz Saifudin Zuhri selaku khatib menyampaikan bahwa refleksi akhir Muharram bukan sekedar rutinitas penutupan bulan, melainkan sebuah evaluasi spiritual atas segala amalan yang telah diperbuat.
“Seperti halnya Muharram yang merupakan salah satu bulan mulia, Safar juga merupakan bulan baik,” kata Ustaz Zuhri, sapaan akrabnya, seraya menegaskan bahwa dalam ajaran Islam, seluruh hari maupun bulan memiliki kebaikan dan menjadi landasan kuat untuk memperkokoh keimanan sebelum melangkah ke hari dan bulan selanjutnya.
“Sebagai umat Muslim, menjemput keberkahan ketika memasuki bulan Safar harus dilakukan dengan optimis dan meningkatkan amal ibadah, bukan dengan keraguan dan ketakutan yang tidak berdasar,” ujar Ustaz Zuhri yang turut menyinggung soal mitos lama tentang anggapan bahwa Safar sebagai bulan pembawa sial atau marabahaya.
Untuk meraih keberkahan spiritual secara maksimal, umat Islam tentu dianjurkan memperbanyak amalan positif, seperti meningkatkan salat berjamaah, memperbanyak istighfar, memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur’an, dan menjaga silaturahmi untuk memperbaiki hubungan antar sesama manusia.
Melalui serangkaian refleksi mendalam di akhir bulan Muharram dan memulai bulan Safar dengan niat dan hati yang bersih, umat Muslim diharapkan dapat terus bertransformasi menjadi pribadi yang jauh lebih berkualitas, beriman, bertakwa, dan senantiasa menjadi manusia produktif di sepanjang tahun Hijriah.
“Mari kita tutup lembaran akhir bulan Muharram ini dengan memperbanyak istighfar atas segala khilaf, serta jadikan momentum bulan Safar yang akan datang sebagai gerbang untuk menjemput keberkahan melalui peningkatan amal saleh secara istiqomah,” ucap Ustaz Zuhri di penghujung khotbahnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....