Tradisi 1 Suro, 16 Gadis Suci Tabur Bunga di Petilasan Jayabaya
- 16 Jun 2026 22:05 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Ada yang unik dan sakral dalam prosesi menyambut malam 1 Suro di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Masyarakat setempat melibatkan 16 putri pilihan untuk melakukan tradisi tabur bunga di Pamuksan Sri Aji Jayabaya dan Sendang Tirta Kamandanu.
Bukan sembarang gadis, 16 putri yang terlibat dalam ritual ini wajib memenuhi syarat khusus yakni berusia di bawah 16 tahun dan belum mengalami menstruasi. Dalam tatanan tradisi masyarakat setempat, kondisi tersebut merupakan simbol kesucian dan kemurnian yang mutlak.
Hartono, salah satu panitia kegiatan, mengungkapkan bahwa pemilihan para gadis yang masih suci ini memiliki makna mendalam yang sangat krusial dalam kesuksesan ritual penyambutan bulan Suro.
Prosesi tabur bunga ini sendiri difungsikan sebagai simbol penyucian diri secara lahir dan batin sebelum masyarakat memasuki area yang dianggap sakral.
“Ya, yang menabur memang berusia di bawah 16 tahun, masih suci dan belum menstruasi,” ujar Hartono, Selasa 16 Juni 2026.
Tradisi unik ini telah berlangsung secara turun-temurun dan tetap dipertahankan keasliannya hingga hari ini. Penaburan bunga berfokus di dua titik yang punya nilai sejarah dan spiritual tinggi bagi warga Kediri, yakni Sendang Tirta Kamandanu dan Pamuksan Sri Aji Jayabaya.
Lebih dari sekadar tontonan budaya, kehadiran 16 putri suci dalam ritual ini membawa pesan kuat tentang ketulusan, kesucian, serta penghormatan mendalam terhadap nilai-nilai leluhur yang terus dijaga di tengah modernisasi
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....