Solusi dan Seni Menyembuhkan Kemelekatan Diri

  • 14 Mei 2026 09:00 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Solusi dan Seni Menyembuhkan Kemelekatan Diri
  • Kemelekatan manusia merupakan penyakit hati

RRI.CO.ID, Kediri – Beragam solusi dan seni menyembuhkan ‘kemelakatan’ pada diri manusia yang termasuk penyakit hati menekankan pada sisi penataan batin dan spiritual. Hal ini disampaikan oleh Ustaz Sonny Abi Kim, Pendiri PPA (Pola Pertolongan Allah) Institute Indonesia dan Spiritual Master Trainer, Kamis, 14 Mei 2026.

“Kemelekatan atau attachment merupakan kondisi ketika hati dan pikiran terikat sangat kuat pada makhluk, harta, status, jabatan, atau ekspektasi duniawi tertentu,” kata Ustaz Sonny, sapaan akrabnya. Menurutnya, ciri nyata kemelekatan adalah munculnya rasa sakit, kepanikan, dan kehancuran batin ketika sesuatu yang ada di genggaman lepas atau hilang.

Melalui Official Instagram pribadinya @sonnyabikim, Ustaz Sonny menyebut sejumlah alasan mengapa kemelekatan disebut penyakit hati, seperti kemelekatan yang merupakan akar patah hati, berpotensi mengundang malapetaka batin saat merasa harus memiliki dan menolak takdir kehilangan, hingga penyebab munculnya kegelisahan kronis yang menghabiskan energi batin.

Untuk mengobati penyakit hati ‘kemelekatan’ ini, Ustaz Sonny menyampaikan beberapa panduan praktis tentang strategi penataan batin manusia. “Letakkan dunia dan segala titipannya seperti pasangan, anak, harta, karier, di tangan. Jangan masukkan dalam hati. Tangan yang terbuka akan mudah melepas saat Allah meminta kembali,” ucapnya.

Menerapkan cinta tiga arah, yakni mencintai sesuatu karena Allah, melalui jalan Allah, dan demi mencari ridha Allah, merupakan pola cinta yang sehat dan diyakini mampu menyembuhkan kemelakatan pada diri manusia. Pola ini membebaskan ego dari keinginan menguasai objek yang dicintai.

“Yang terakhir adalah seni berserah diri, letting go. Ketenangan batin tidak hadir saat semua hal di dunia ini berhasil kita mengerti dan kita kendalikan. Ketenangan sejati muncul saat kita sadar akan keterbatasan diri lalu berserah diri sepenuhnya kepada takdir Allah,” ujar Ustaz Sonny yang juga merupakan seorang penulis buku dan Life Coach Indonesia di akhir ceramahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....