Kemarau Panjang, Warga Diimbau Waspada Ancaman Kebakaran

  • 12 Mei 2026 20:04 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Memasuki musim kemarau panjang, potensi terjadinya kebakaran meningkat di berbagai wilayah. Kebakaran tersebut dapat dipicu oleh berbagai aktivitas, mulai dari pembakaran lahan tebu, pembakaran kayu untuk memasak, hingga gesekan daun-daun kering di kawasan hutan. Kondisi cuaca yang panas dan minim curah hujan membuat api lebih mudah menyebar.

Dalam dialog studio, Pelaksana Tugas (Plt.) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri, Kalib Satrio, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran selama musim kemarau. Menurutnya, kebakaran lahan menjadi salah satu ancaman yang paling sering terjadi setiap tahun.

Ia mengatakan bahwa kebakaran lahan tebu menjadi perhatian utama karena banyaknya lahan pertanian tebu di Kabupaten Kediri. Selain merusak lingkungan, kebakaran juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat akibat asap yang ditimbulkan.

Kalib Satrio menegaskan bahwa masyarakat diimbau untuk tidak membakar daun tebu yang sudah kering. Tindakan tersebut dinilai berbahaya karena api dapat dengan cepat merambat ke area lain, terutama saat cuaca sangat panas dan angin bertiup kencang.

“Ketika musim kemarau, yang paling sering kita hadapi adalah kebakaran, terutama kebakaran lahan tebu,” ujarnya pada Selasa 12 Mei 2026

Selain pembakaran lahan, penggunaan api untuk memasak dengan kayu bakar juga perlu mendapat perhatian. Masyarakat diminta memastikan api benar-benar padam setelah digunakan agar tidak memicu kebakaran di lingkungan sekitar.

Di kawasan hutan, daun-daun kering yang bergesekan juga berpotensi menimbulkan percikan api. Oleh karena itu, masyarakat yang beraktivitas di area hutan diimbau untuk lebih berhati-hati dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran.

“Kami dari pemerintah kediri sudah mengimbau untuk tidak membakar daun di musim kemarau karen menyebabkan polusi”, ucapnya

Pemerintah Kabupaten Kediri bersama pihak terkait terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran selama musim kemarau. Diharapkan, kerja sama dan kesadaran masyarakat dapat meminimalkan risiko kebakaran serta menjaga keselamatan lingkungan dan warga sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....