Cabai dan Beragam Jenisnya
- 10 Sep 2025 08:21 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Orang Indonesia dikenal sebagai pecinta makanan pedas. Rasa pedas ini berasal dari cabai yang sudah diolah ataupun dikonsumsi dalam kondisi fresh alias baru petik. Tapi tahukah anda bahwa ternyata cabai itu memiliki beragam jenis ? Berikut jenis-jenis cabai yang perlu diketahui.
1. Cabai Rawit
Cabai ini paling sering dijumpai di Indonesia. Cabai rawit memiliki buah yang tumbuh menjulang menghadap ke atas. Pada saat cabai rawit muda, cabai rawit akan berwarna hijau namun jika sudah masak warnanya berubah menjadi merah tua. Terdapat dua jenis cabai rawit yang biasa kita jumpai yaitu cabai rawit merah dan cabai rawit hijau.
2. Cabai Merah Keriting
Cabai jenis ini memiliki bentuk panjang dan sedikit keriting. Ciri yang dimiliki oleh cabai rawit yaitu buahnya tumbuh menjulang menghadap ke atas. Jenis cabai keriting ini banyak diolah dan digunakan untuk menumis makanan dengan cara diiris serong. Memiliki tekstur yang cenderung lebih padat dengan biji yang menempel erat pada bagian daging cabai.
3. Cabai Gendol
Cabai Gendol disebut juga sebagai cabai Habanero. Jenis cabai ini memiliki bentuk yang gembung atau bengkak. Cabai Gendol berasal dari Semenanjung Yucatan, Amerika Serikat.
4. Cabai Hijau Besar
Cabai hijau merupakan fase awal sebelum berubah menjadi cabai merah. Jenis cabai ini memiliki warna hijau tua dengan tekstur daging yang sedikit lebih keras sama seperti cabai merah besar. Memiliki tingkat kematangan yang rendah sehingga cabai hijau besar perlu diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Apabila ingin dijadikan sambal, biasanya cabai hijau besar direbus terlebih dahulu agar dagingnya lebih empuk
5. Paprika
Banyak orang tidak tahu bahwa Paprika termasuk jenis cabai. Paprika mempunyai ukuran yang besar dengan cita rasa yang tidak terlalu pedas. Paprika memiliki tiga warna yaitu merah, kuning, dan hijau.
6. Cabai Pelangi
Jenis cabai ini dikembangkan di New Mexico State University. Jenis cabai ini yang memiliki warna layaknya pelangi yang tidak dimiliki oleh cabai lain pada umumnya. Warna cabai pelangi awalnya berwarna ungu setelah itu berubah menjadi kuning dan oranye. Kemudian saat memasuki fase masak, cabai akan berubah warna menjadi merah. Karena keunikannya inilah maka banyak orang Indonesia menjadikan cabai pelangi ini sebagai tanaman hias
7. Cabai Cerri
Cabai ceri disebut juga sebagai Pimento. Ia mempunyai bentuk yang besar dengan panjang kurang lebih sekitar 7-10 cm dengan lebar 5-7 cm. Jenis cabai ini berwarna merah dan berbentuk layaknya hati. Berbeda dengan cabai lain yang umumnya memiliki cita rasa pedas, cabai ceri memiliki daging yang manis, berair, dan lebih beraroma.
Selain ke-tujuh jenis cabai ini, sebanernya masih banyak jenis cabai lain yang tidak banyak orang tahu, seperti cabai setan, cabai Rocoto, cabai rawit domba, cabai jawa, cabai putih, cabai katokkan, dan lain sebagainya. Cabai dengan beragam jenis ini tidak semua tumbuh dan asli dari Indonesia, di antaranya juga berasal dari luar negeri, seperti Peru, Bolivia, Argentina, Ekuador, India, Bangladesh, hingga Florida.